Ramadhan Bulan Taubat dan Ampunan
Jika hal tersebut berupa hukuman tuduhan zina atau semisalnya, maka hendaklah ia menyerahkan diri untuk dikenai hukuman atau meminta pengampunan dari orang yang bersangkutan. Jika berupa pengumpatan, hendaklah meminta dimaafkan dari umpatannya tersebut.
Taubat berarti berhenti secara total dari bermaksiat kepada Allah menuju taat kepada-Nya, meminta maaf kepada orang kepada orang yang dituduhn berzina dan semisalnya jika kesalahan ini sampai kepada orang yang bersangkutan. Jika belum sampai kepada orang yang bersangkutan, maka cukup hanya dengan beristighfar. Sebagaimana yang disabdakan Nabi saw. ”kaffarat orang yang telah engkau umpat ialah engkau memohonkan ampun untuknya.
Rasulullah saw. Dalam sebuah riwayat beristighfar dalam satu hari sebanyak tujuh puluh kali, atau dalam Riwayat yang lain sebanyak serratus kali. Padahal Rasulullah saw. terbebas dari dosa, dan dijamin syurga kepadanya. Bahkan surga yang paling tinggi derajatnya yakni surga Firdaus. Bagaimana dengan kita umatnya, berapa istighfar yang diucapkan dalam satu hari, dan apakah istighfar tersebut diterima oleh Allah.
Ada yang mengatakan istighfar kita juga perlu diistighfari. Tiada yang menjamin seseorang terbebas dari dosa, dan mungkin kita belum bisa mengindikasikan apakah taubat kita diterima atau tidak. Maka paling tidak, empat hal yang telah dijelaskan para ulama tersbut sudah menyertai taubat yang dilakuknnya.
Keutamaan Ramadhan adalah diberikannya ampunan bagi orang yang mengharapkan ampunan tersebut, yakni dengan melakukan ibadah puasa dengan semaksimal mungkin. Serta mengiringi dengan ibadah yang lain, dan dikutakan dengan memperbanyak istighfar.
Karena istighfar akan mengikis sedikit demi sedikit dosa yang mengerak dalam hati, sehingga hidayah dan kenikmatan ibadah akan hadir dalam diri seseorang. Dosa sifatnya menghambarkan kenikmatan beribadah. Mudah-mudahan Allah SWT menerima taubat kita semua, dan Allah memudahkan kita untuk dapat memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan yang sedang kita jalan ini. Wallahu a’alam bishowab

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.