Salah satu Projek projek penguatan profil pelajar Pancasila  adalah kewirausahaan dimana peserta didik dilatik untuk lebih kreatif, berpikir kritis, mandiri tangguh dan inovatif.

P5 Kewirausahaan yang mendorong peserta didik semakin kreatif yang dilandasi berpikir maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah dipasarkan.

Pada masa sekarang ini kewirausahaan dalam pendidikan sangat penting dan berperan penting dalam meningkatkan kreativitas siswa untuk menemukan suatu inovasi yang dapat dikembangkan di masa depan.

Kata “Kewirausahaan” berasal dari kata wira dan usaha. Menurut kamus Bahasa Indonesia, Wira berarti; pejuang, berani dan berwatak agung, berbudi luhur. Sedangkan kata Usaha berarti; bekerja, berbuat amal, berbuat sesuatu.

Baca Juga  Dikira Gempa Bumi, Wanita di Pangkalpinang ini Kaget Ketika Tahu ada Mobil Tabrak Ruko Dirumahnya

Pendapat para ahli dapat disimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan adalah program pendidikan yang menggarap aspek kewirausahaan untuk membentuk jiwa dan mental wirausaha. Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk memberikan berbagai kompetensi dan ilmu mengenai kewirausahaan.

Mental wirausaha dapat dipengaruhi banyak hal seperti jiwa kewirausahaan, pendidikan kewirausahaan, keluarga, pergaulan, lingkungan, dan lain sebagainya.

Pendidikan kewirausahaan sangat didukung di dunia pendidikan. Kewirausahaan juga semakin membentuk peserta didik semakin mandiri dan berpikir kritis karena hal tersebut rasional dalam pengambilan keputusan bisnisnya atau usahanya.

Berwirausaha semakin meningkat tentu hal ini akan mendorong perekonomian, jadi, keiwrausahaan semakin ditingkatkan di dunia pendidikan terutama di SMK dan projek penguatan pelajar Pancasila sesuai tema  tersebut dapat diiplementasikan untuk mempersiapkan diri menjadi wirausahawan yang inovatif dan sukses di masa depan.

Baca Juga  Pembelajaran Mendalam dalam Proses Belajar

Kegiatan pembelajaran kewirausahaan di SMKN 1 Pangkalanbaru telah berjalan, siswa siswi dilatih untuk menjadi seorang entrepreneur.

Peserta didik berperan aktif dalam pembelajaran baik di kelas maupun di luar sekolah. Dikelas peserta didik dilatih dan dibimbing oleh pendidik untuk mengeluarkan ide atau gagasan yang menarik untuk di praktikkan. Peserta didik dilatih untuk membuat atau menciptakan produk yang dapat dijual di lingkungan sekolah dan di masyarakat, peserta didik dibimbing untuk menghitung modal, memasarkan produk serta membuat laporan keuangan.

SMKN 1 Pangkalanbaru pada hari gebyar kewirausahaan melakukan kegiatan pameran produk di stand setiap kelas yang diciptakan dari tangan tangan terampil peserta didik dan mengundang masyarakat dan dunia usaha untuk  memberikan penilaian produk dari peserta didik.

Baca Juga  Dua Tersangka Dugaan Tipikor Tunjangan DPRD Babel Datangi Kantor Kejati

Walaupun produk beragam beberapa peserta didik masih menampilkan bahan bahan dari daerah sendiri seperti menggunakan bahan baku beluluk dan jeruk kunci.

SMKN 1 pangkalanbaru juga mengikuti kegiatan BMC pada dies natalis PERTIBA dengan menampilkan produk dodol beluluk dan Nugget vegetarian. Dengan adanya materi pembelajaran kewirausahan di SMKN 1 pangkalanbaru memberikan dampak karakter kreatif dan inovatif bagi peserta didik.