Jalan Menuju Surga
Namun, jika menunggu sampai hari tua maka ketika ajal tiba disaat waktu mudanya. Maka bekal apa yang dibawa untuk menempuh perjalanan akhirat yang panjang. Mampung masih belum terlambat ayo kita bergegas mencari bekal untuk akhirat.
Halal adalah gaya hidup seorang muslim. Karena ia tahu Allah menyukainya. Sedangkan yang haram akan dijauhinya karena selain Allah membenci, juga tidak baik untuk kesehatan.
Rasulullah pernah bersabda, ”Sungguh halal itu jelas, dan haram itu jelas. Diantaranya adalah perkara syubhat yang tidak diketahui banyak orang. Orang yang menghindari perkara samar berarti memelihara agama dan harga dirinya. Sedangkan orang yang jatuh pada perkara samar, berarti jatuh dalam perkara haram.”
Iman yang baik akan memilih hal yang terbaik untuk dirinya, yang jelas halalnya. Banyak diantara kaum muslimin yang masih terjebak pada hal syubhat yang akhirnya membawanya perlahan kepada hal haram.
Allah SWT berfirman. ”Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”
Perintah Allah adalah menjauhi semua perbuatan tersebut agar orang beriman beruntung, sukses dalam hidupnya. Pernah ada pengakuan seorang Mantan bandar judi kalau menang judi hanya dua kemungkinan, jadi bandar atau saat itu dikasih sama bandar untuk menang judi.
Berapa banyak hari ini saudara kita yang terjebak dalam permainan judi. Perlu berapa banyak lagi korban yang meregang nyawa akibat miras.
Ramadhan melatih kita untuk menahan suatu yang Allah halalkan. Makanan dan minuman halal dilarang diwaktu siang, berhubungan suami istri dilarang saat siang. Agar setelah Ramadhan kita mampu menahan diri dari suatu yang haram.
Dari yang halal kita mampu menahannya, maka atas izin Allah mudah mudahan kita dimampukan untuk menghindar dari suatu yang diharamkan. Semoga Allah memudahkan kita menuju surganya, tanpa harus ke neraka terlebih dahulu. Amin. Wallahu A’lam
Ustad Abdussalam Alghozali, Wakil Pimpinan Pontren Quran Cahaya Kabupaten Bangka Selatan

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.