Asep Maryono menuturkan dipilihnya kegiatan tebus murah tersebut didasarkan atas kebutuhan masyarakat yang saat ini akan menghadapi lebaran Idulfitri 1444 H. Terlebih, terjadinya kenaikan harga pada beberapa item sembako utama seperti beras, gula, dan minyak.

“Kami melihat, selalu mencermati keadaan pasar yang mengalami kenaikan (harga). Kami mencoba menganalisa kebutuhan masyarakat, dan kami putuskan ada 5 item dalam paket, terutama yang paling menonjol kenaikan beras dan gula,” katanya.

Lebih lanjut, Kajati mengatakan jika banyak aspek dari masyarakat yang masih harus menjadi perhatian berbagai pihak, terutama persoalan kebutuhan sehari-hari. Alasan ini pula katanya, yang membawa Kejati Babel menggelar kegiatan sosial tebus murah. Ia pun berharap pihaknya dapat menjadi contoh bagi lembaga lain untuk menggelar kegiatan serupa.

Baca Juga  Antisipasi Kenaikan Harga Telur Ayam, Satgas Pangan Polri ke Para Produsen

“Kegiatan ini untuk mengurangi beban masyarakat menjelang lebaran. Tentunya untuk masyarakat semoga bermanfaat. Untuk pemerintah, saya mewakili masyarakat mengimbau untuk segera turunkan harga sembako, sehingga ada peningkatan daya beli masyarakat. Semoga ini menjadi ladang ibadah bagi kami,” katanya.