“Apalagi menjelang lebaran seperti sekarang ini, masyarakat kita pasti banyak yang membeli kendaraan baru sehingga mendatangkan pemasukan daerah melalui pajak. Tetapi jangan hanya terpaku disitu sementara sektor lain tidak dikejar.” Ungkap Bang Bel, usai melakukan kunjungan supervisi ke kantor pusat PT. Belitung Sand Mining, Jum’at (15/4).

Selama Kunjungan supervisi ekspor sumber daya alam dan potensi PAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berasal dari ekspor berbagai komuditas SDA tersebut di dapatkan sejumlah laporan dan masukan terkait aktivitas perusahaan yang bermarkas di Sunter Agung Jakarta Tersebut.

Legislator asal Partai Gerindra ini mendorong perusahaan penyumbang pajak air permukaan ke PAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini untuk terus menambah investasi dan berinovasi.

Baca Juga  2 Pembunuh Pemilik Media Online di Pangkalpinang Divonis Seumur Hidup

“Memang ada sedikit kelesuan dari sektor ekspor SDA dikarenakan kondisi global dan nasional. Oleh karena itu harus ada inovasi. Kita mendorong adanya pembangunan pelabuhan khusus yang sesuai dengan kondisi perairan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Salah satunya adalah adanya terminal khusus labuh jangkar atau ship to ship.” urainya.

Kehadiran Terminal Khusus Labuh Jangkar (Ship to Ship) dengan sistem Mother Vessel ini diyakini akan menambah kontribusi bagi penghasilan daerah.

“Disamping itu, terminal tersebut juga bisa terus dikembangkan sehingga dapat dimanfaatkan untuk umum.” Tutup Beliadi.