BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID — Ternyata tak semua pegawai honorer menerima THR sebesar Rp2 juta pada lebaran tahun ini. Seperti dialami ratusan tenaga honorer di sekolah Basel yang bersumber dana bantuan operasional sekolah (BOS) APBN.

Mereka yang terdiri dari 400 Guru Tidak Tetap (GTT) dan 250 Pegawai Tidak Tetap (PTT) di tingkat SD serta 150 pegawai di SMP, tampaknya harus gigit jari.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Basel, Elfan Rulyadi mengatakan penyebab para honorer GTT dan PTT SD dan SMP tidak menerima THR dari Pemkab Basel lantaran para honorer tersebut masuk dalam anggaran Bantuan Operasional Sekolah atau BOS.

“Iya benar, mereka tidak mendapatkan THR dari Pemkab Basel karena GTT dan PTT masuk dalam anggaran BOS yang bersumber dari APBN, sedangkan yang tenaga honorer mendapatkan THR dari Pemkab itu honorer yang anggaran bersumber dari APBD kita,” ungkap Elfan, Jumat (14/4/2023).

Baca Juga  Silaturahmi ke Basel, Pj Gubernur dan Bupati Diskusi Penyelarasan Pembangunan

Ia mengungkapkan, pertama kali honorer GTT dan PTT yang dibiayai oleh BOS itu memang di aplikasi rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) memang mereka tidak boleh menganggarkan 13 bulan.