Hormati Gurumu, Berkah Hidupmu
Pendidikan bertujuan untuk menjadikan santri-santrinya memiliki tingkat akhlak dan adab yang baik. Dan bantulah anak-anak menjadi orang yang berilmu dengan taat kepada ustadznya, patuh dengan peraturan yang dibuatnya, serta tidak mendesaknya, karena kita telah ridho menitipkannya kepada mereka.
Keberhasilan seorang murid tidak lepas dari peran seorang guru yang mendidiknya. Banyak para ulama yang A’lim berhasil dalam belajarnya adalah mereka yang paling taat dan patuh kepada para gurunya.
Bahkan seorang khalifah Bani Abbasiyah Harun Arrasyid harus mendatangi tempat anaknya dididik oleh seorang syeikh, padahal beliau seorang pemimpin.
Ketika sampai pada tempatnya beliau melihat anaknya menuangkan air wudhu kepada sang guru dan guru mengusap sendiri dengan tangannya kepada bagian wudhu. Kemudian dengan penuh adab, beliau menyampaikan kepada sang guru bahwa saya menitipkan anakku kepadamu agar dididik adab dan akhlak yang mulia kepada gurunya.
Seharusnya yang dilakukan anakku terhadap gurunya ketika berwudhu, salah satu tanganya memegang air dan tangan yang lain mengusapnya.
Seharusnya orangtualah yang membantu sang anak agar taat kepada sang guru, karena hendak mempelajari ilmunya. Nasehati mereka untuk taat kepada gurunya, walaupun harus menjadi ”abdi” sang guru. Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah berkata, ”Aku adalah budak (hamba sahaya) bagi siapa yang mengajariku walau hanya satu huruf.”
Tidak usah khawati anak kita bersusah dalam belajarnya, karena mereka sedang belajar hidup. Ada kehidupan yang lebih keras yang akan dihadapinya di masa yang akan datang.
Percayalah apa yang diberikan seorang guru yang ikhlas dalam mendidiknya santrinya adalah menginginkan yang terbaik untuk dunia dan akhiratnya. Semoga para orang tua yang sedang memondokkan anaknya sekarang, diberikan ilmu dan pemahaman untuk menjadi orangtua yang bijaksana.
Gunakanlah waktu libur ini untuk banyak memberikan nasihat kepada mereka tentang pentingnya ilmu, dan beradab kepada gurunya. Wallahu a’lam
Ustad Abdussalam Alghozali, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Quran Cahaya, Kabupaten Bangka Selatan

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.