Seseorang yang berpuasa Ramadhan dengan kondisi seperti tersebut di atas lah yang kemudian berhak mendapatkan ampunan sepenuhnya dari Allah SWT atas segala kesalahan dan dosanya.

Karenanya dia seakan terlahir Kembali seperti seorang bayi yang masih suci. Bersih tanpa dosa.

Idul Fitri di masyarakat kita yang kemudian menjadi lekat dengan tradisi mudik atau pulang kampung juga selayaknya menjadi bahan renungan kita. Orang yang pulang, biasanya menyiapkan diri dengan sebaik mungkin.

Menyiapkan bekal untuk dibawa pulang. Baik bekal secara materi, jasmani, ataupun ruhani. Selain itu, seorang pemudik biasanya akan menyiapkan semua bekal itu dengan hati penuh gembira. Karena akan dapat bertemu dengan keluarga dan sanak kerabat, serta bertemu dengan kampung halaman nan dirindukan.

Baca Juga  Transaksi Pasar Murah di Beltim Capai Rp 313 Juta 

Sejatinya, kita semua akan kembali ke kampung halaman yang abadi kita. Kampung akhirat. Lalu bagaimana kita menyiapkan semua bekal untuk menuju perjalanan keabadian tersebut?

Semoga Ramadhan kali ini menjadi bekal terbaik untuk kita semua. Amalan puasa, sholat, dzikir, infaq, sedekah, zakat membaca Al Qur’an dan beragam ibadah lainnya yang kita lakukan selama Ramadhan ini menjadi tanda kita berusaha mendekatkan diri kepada Ridho Allah SWT yang kita lakukan dengan penuh keimanan.

Semoga kita semua dengan bekal amalan terbaik selama Ramadhan layak untuk merayakan Idul Fitri. Karena kita hadir di hari raya tersebut dengan kondisi yang suci dan kembali fitri.

Abdussalam Alghozali, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Quran Cahaya Kabupaten Bangka Selatan

Baca Juga  Amalan dan Keutamaan 10 Hari Terakhir Puasa Ramadhan