Aku Ingin Menjadi Polwan
Ayahku pernah berkata,
“Nak kamu harus menanamkan sebuah kebaikan maka kebaikan itu pula yang nantinya akan dirimu dapat kan”
“Baiklah ayah,” jawabku.
Pernah terlintas dari pikiranku ini bagaimana rasanya menjadi orang yang kaya seperti orang lain. Tetapi aku mengakui adanya takdir tuhan yang mengharuskan aku mensyukuri semua yang terjadi karena roda itu akan terus berputar.
Orang yang berada di titik terbawah pun akan ada masanya mencapai keberhasilan yang aku lakukan sekarang bukan menatap dan merantapi masa lalu melaikan merencanakan dan menata ulang masa depan.
Aku terus saja bertekat kuat dan berusaha untuk menjadi Polwan meski aku tahu memang tidak mudah untuk kuliah di jurusan kepolisian tersebut tapi aku selalu berdoa kepada Allah SWT agar impian dan cita citaku ini dapat tercapai.
dan aku juga tak lupa akan belajar lebih giat lagi setiap harinya dan setiap saat agar nanti aku bisa menggapai semua cita citaku ini.
Aku ingin sekali melihat kedua orang tuaku bangga dengan apa yang ku capai nanti.
Aku percaya suatu saat nanti entah kapan datangnya melihat orang tuaku tersenyum dan bangga kepadaku melihat aku bisa mengenakan baju wisuda, dan juga aku tidak ingin mengecewakan kedua orang tuaku dengan aku tak bisa menggapai cita-cita ku itu.
Tidak heran jika aku menyiapkan suatu buku yang di penuhi kata kata motivasi yang membuatku bersemangat. Kemudian kedua orang tuaku itu mereka berdua merupakan suatu hal yang membuatku yakin menempuh pendidikan ke jenjang yang tinggi agar bisa sukses.
Yang aku tahu kisahku ini tidak lagi di jelaskan secara mudah. Kisah ini penuh rintangan dan suatu hal yang membuat aku sangat yakin untuk menempuh pendidikan setinggi tinggi nya seperti orang lain.
Kisah ini penuh rintangan dan perjuangan yang kadang membuatku menangis karena aku takut jika nanti aku tak bisa menggapai cita-cita ku ini.
Aku juga tak lupa sering berkata atau berdoa sehabis aku shalat. “Ya Allah jika kali ini aku lelah berikanlah aku semangat yang tidak pernah berhenti untuk bisa menggapai cita citaku ini, ” pintaku.
Jika lelah mulai menghalangiku dan demi hari, malam demi malam aku selalu berdoa kepada allah swt agar bisa mengabulkan doaku ini.
Untuk memberikan kemudahan di setiap perjuangan ku dan berharap kepada allah swt memberikanku jawaban dan hasil yang baik untukku. Aku belajar hingga larut malam, aku melihat tulisan yang ingin aku pahami.Ya memang tidak mudah namun ini perjuangan yang aku barengi dengan usaha dan doaku.
Perjuangan yang tidak akan pernah berhenti, kerja keras untuk ini akan terbalas lebih. Semoga saja cita citaku ini dan impianku bisa tercapai suatu saat nanti sehingga kedua orang tuaku berkata dan berteriak bahagia ?
“Hey lihatlah ibu ibu dan bapak bapak semuanya perempuan yang mengenakan baju polwan yang sukses itu adalah anakku tercinta “ujar ibuku.
Alhamdulillah ya ibu anak ibu sekarang sudah menjadi polwan”jawab para warga.
Iya buk alhamdulillah akhirnya setelah sekian lama aku menunggu anakku untuk menjadi orang yang sukses sekarang bisa terwujud”ujar ibuku dengan penuh gembira kepadaku.
Aku berharap jika nanti cita citaku ini bisa tercapai aku sangat amat bahagia dan bersyukur sekali kepada allah swt karena sudah menjawab dan mengabulkan doaku selama ini.
Aku harap ini akan menjadi kenangan yang tak bisa aku ingat jika aku menjadi seorang polwan yg berkarir sukses di masa depan. Semoga saja suata hari nanti bisa tercapai ya allah agar aku bisa membanggakan kedua orang tuaku amin ya robal alamin.
Putri Rahmawati, siswi SMAN 1 Simpang Rimba yang aktif menulis. Ia juga aktif di beberapa organisasi di sekolahnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.