Memaknai Idul Fitri (2)
Datangnya ujian ketaqwaan itu tak perlu menunggu lama. Bahkan di hari pertama bulan Syawwal kita akan diuji dengan mengendalikan hawa nafsu kita untuk tidak berlebihan dalam menyantap makanan, kita juga diuji untuk tetap bisa sholat di awal waktu dan berjamaah di antara jadwal silaturahmi lebaran kita.
Belum lagi ujian lainnya untuk tetap memperbanyak berdizkir dan berdoa, tetap membaca Al Qur’an, menjaga sholat malam kita dan lain sebagainya.
Jika kita mampu tetap mempertahankan beragam kebaikan yang biasa kita kerjakan di Bulan Ramadhan di bulan lainnya, itulah parameter kemenangan yang sejati.
Demikianlah setidaknya makna Idul Fitri bagi kita.
Makna kembali ke kondisi suci nan fitri setelah satu bulan kita ditempa dalam kawah candradimuka Ramadhan.
Makna menjadi pemenang karena telah melekatnya sifat taqwa dan terus terus kita bawa sikap dan ciri-ciri orang bertaqwa dalam kehidupan sehari-hari.
Selamat Merayakan Idul Fitri 1444 H.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Minal ‘Aidin Wal Faizin
Abdussalam Alghozali, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Quran Cahaya Kabupaten Bangka Selatan

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.