Akan tetapi, karena kafein ini bisa bercampur bersama ASI, sebaiknya hindari konsumsi yang terlalu banyak.

Ini karena sistem pencernaan dan metabolisme tubuh bayi masih kesulitan untuk mencerna kandungan kafein terutama di awal masa kehidupannya.

Selain itu, kafein juga berisiko menyebabkan penumpukan gas serta iritasi pada perut bayi.

Apalagi jika kondisi bayi memang gampang mengalami perut kembung dan ibu menyusui makan makanan atau minuman berkafein dalam jumlah yang terlampau banyak.

Ini yang menjadi salah satu alasan makanan dan minuman berkafein menjadi pantangan saat ibu sedang menyusui.

Pasalnya, kafein akan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut bayi sehabis menyusu. Bahkan di sisi lain, dosis kafein yang kecil sekalipun di dalam ASI dapat berpengaruh pada pola tidur bayi.

Baca Juga  Bahaya Pedasnya Cabai Carolina Reaper Bisa Kena Serangan Jantung

Itulah mengapa kafein merupakan kandungan dalam minuman dan makanan yang harus dihindari saat menyusui.

Sama halnya seperti orang dewasa, bayi mungkin mengalami susah tidur sehingga lebih sering terjaga.

Padahal, bayi membutuhkan waktu tidur yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa.

Jadi, pertanyaan mengenai bolehkah ibu menyusui mengonsumsi kafein, termasuk minum kopi? Jawabannya sebaiknya asupan kafein tidak lebih dari 3 cangkir per hari.

Hal ini setidaknya bisa membantu mencegah masalah pencernaan pada bayi sekaligus menjaga waktu tidurnya senantiasa optimal.