Kelancaran pencernaan ini dapat menurunkan jumlah karsinogen yang bisa menyebabkan kanker. Selain itu, kopi juga dikaitkan dengan menurunnya kadar estrogen, hormon yang juga bisa menjadi pemicu tumbuhnya beberapa jenis kanker.

3. Bantu memperbaiki suasana hati

Jenis kopi berkafein atau tidak berkafein dapat bertindak sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang dapat merusak dan menimbulkan pembengkakan sel. Hal ini karena kandungan polifenol, salah satu jenis antioksidan.

Pada beberapa orang, efek ini bermanfaat untuk sistem saraf dan dapat bertindak sebagai antidepresan. Kafein juga dapat memengaruhi kondisi mental seperti meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecemasan, dan memperbaiki suasana hati.

4. Mengatasi migrain

Tak seperti jenis lainnya yang bisa menjadi pemicu migrain, kopi luwak justru bisa menjadi alternatif yang ideal bagi Anda yang sedang mengalami sakit kepala.

Baca Juga  Bukan hanya Sariawan, Kenali Benjolan yang Muncul Di Lidah

Lagi-lagi manfaat ini bisa didapat karena kandungan asam dan kafein yang lebih sedikit dari kopi satu ini. Sehingga, kemungkinan efek sakit kepala yang bisa terjadi pun akan lebih rendah.

Apakah benar kopi luwak lebih sehat?

Menurut sebuah tes laboratorium di Kanada, kopi luwak dari Indonesia mengandung protein lebih sedikit dari jenis lainnya. Ini karena protein kopi sudah dicerna oleh luwak. Karena proteinnya berkurang, rasa pahit khas kopi pun ikut berkurang.

Kopi ini menjadi pilihan yang lebih aman untuk perut sensitif, sebab proses pencernaan luwak membuat kopi ini memiliki kandungan kafein dan asam yang lebih sedikit. Namun, bukan berarti semua kopi luwak rendah kafein dan aman bagi lambung.

Baca Juga  5 Sikap yang Membuat Anak Tidak Percaya Diri, Jangan Terlalu Over Protektif

Pasalnya, setiap biji yang dikonsumsi luwak memiliki kandungan kafein yang berbeda-beda. Jika dibandingkan dengan jenis kopi lain seperti kopi Aceh, kopi Toraja, kopi Etiopia, atau kopi Kenya, perbedaan kandungannya tak begitu jauh.

Apa pun jenisnya, kopi harus dikonsumsi dengan bijak. Hindari meminum lebih dari 3 cangkir kopi per hari. Alih-alih merasakan manfaat, Anda malah akan merasakan efek samping berupa gelisah, cemas, insomnia, mual, diare, sakit kepala, hingga jantung berdebar.(***)