KESEHATAN,TIMELINES.ID- Bagi orang diet atau sedang menjaga pola makanan tentunya makan malam menjadi hal yang dihindari, namun ternyata jika kalori yang dimakan tidak berlebihan makan malam juga tidak seburuk yang dipirkirkan.

Dilansir dari Hellosehat.com, berikut ini penjelasan jam dan kalori makan malam yang sehat.

Salah satu manfaat makan malam adalah dapat menyumbang sejumlah energi bagi tubuh. Pasalnya, sampai bangun pagi tubuh tidak mendapatkan asupan sama sekali.

Ya, meski sedang tidur, tubuh tetap membutuhkan persediaan energi yang cukup. Inilah alasan kenapa ketika tidak makan malam, Anda bisa tiba-tiba terbangun di tengah malam dan merasa kelaparan.

Meski begitu, Anda tetap perlu memperhatikan waktu yang tepat agar makan malam memberikan manfaat yang terbaik. Jam makan malam yang sehat adalah pukul 18.00 – 19.00. Anda sebaiknya tidak makan malam lewat dari batas waktu tersebut.

Baca Juga  Terpilihnya Erick Thohir Jadi Ketum PSSI, Jokowi Berharap Ada Reformasi Total

Pemilihan waktu ini dikarenakan tubuh memerlukan waktu setidaknya 3 jam untuk memproses makanan sebelum tidur. Jam makan malam yang sangat berdekatan dengan waktu tidur hanya akan meningkatkan risiko asam lambung naik.

Selain itu, proses pencernaan yang masih berlangsung bisa mengganggu kualitas tidur Anda.

Porsi makan malam yang sehat

Kebutuhan kalori pria dan wanita yang dianjurkan dalam Angka Kecukupan Gizi adalah 2.650 kkal dan 2.250 kkal.

Meski begitu, sebaiknya asupan terbanyak dikonsumsi saat makan siang. Jumlah seporsi makan malam dan sarapan pagi bisa Anda setarakan, tentu dengan kalori yang lebih sedikit.

Hal ini pun sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengonsumsi 3 porsi makan berat pada pagi, siang, dan malam.

Baca Juga  Pelaku Pembunuhan ART di Cipayung Merupakan Keponakan Majikan

Jika Anda makan siang sekitar 700 – 800 kkal dan ngemil di antara jam makan 300 – 400 kkal, Anda bisa memenuhi sisa kalori yang dibutuhkan, yakni 1200 – 1400 kkal, untuk makan malam dan sarapan.