Transaksi QRIS di Bangka Belitung Tumbuh Signifikan di Triwulan 1 Tahun 2023
Diikuti oleh merchant Usaha Kecil dan Usaha Menangah masing-masing sebesar 22.669 (share 18,49 persen) dan 19.266 (share 15,71 persen). Sejalan dengan hal tersebut, transaksi QRIS juga didominasi oleh Usaha Mikro mencapai Rp42,92 miliar atau berkontribusi sebesar 43,45 persen dari total transaksi.
“Diikuti oleh Usaha Menengah dan Usaha Kecil masing-masing sebesar Rp23,67 miliar (share 23,97 persen) dan Rp19,84 miliar (share 20,09 persen). Kondisi tersebut mencerminkan bahwa perkembangan digitalisasi juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro dan kecil, tidak hanya bagi pelaku usaha menengah dan besar,” terangnya.
Lanjut Faturachman, penggunaan Uang Elektronik oleh masyarakat pada Triwulan I-2023 masih tercatat tumbuh sebesar 18,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sejalan dengan perluasan penggunaannya pada sektor transportasi, parkir, toko retail dan didukung oleh adanya QRIS sebagai game changer.
Namun, penggunaan Uang Elektronik tercatat melambat sebagai dampak dari normalisasi aktivitas ekonomi pasca pandemi.
“Disisi lain, jika melihat perkembangan transaksi Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), diketahui bahwa transaksi kartu kredit pada Triwulan I-2023 tercatat sebesar Rp81,33 miliar dengan volume mencapai 77.962 atau masing-masing tumbuh sebesar 54,77 persen dan 41,13 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.