Menurut penelitian dalam International Journal Of Molecular Sciences (2017), kadar gula darah yang tinggi pada pasien diabetes dapat memengaruhi kinerja sel darah putih.

Padahal, sel darah putih ini berperan penting sebagai tentara yang melawan penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri.

Melemahnya daya tahan tubuh pasien diabetes ini dapat meningkatkan risiko infeksi pada luka yang tetap terbuka dan basah.

Luka kemudian malah tak kunjung sembuh atau bahkan bertambah parah.

3. Masalah saraf

Diabetes juga dapat menyebabkan neuropati diabetik, yaitu kerusakan saraf yang cukup serius pada pasien diabetes.

Hal ini dikarenakan glukosa darah yang tidak terkontrol dapat merusak saraf, sehingga menyebabkan sensasi mati rasa di area tertentu.

Baca Juga  Bunda Harus Tau Ini Perkembangan Janin Usia 2 Bulan

Gangguan saraf ini dapat mempengaruhi penyembuhan luka.

Pasien diabetes yang mengalami luka atau cedera pada kaki mereka mungkin tidak menyadarinya.

Dengan demikian, mereka mungkin tidak menerima perawatan segera sehingga mengakibatkan luka yang dialami semakin parah.

Penanganan yang terlambat dan berkurangnya sensitivitas pada area luka secara signifikan dapat meningkatkan risiko infeksi pasien diabetes.

Cara merawat luka diabetes

Proses perawatan luka untuk pasien diabetes membutuhkan penanganan yang berbeda dengan perawatan luka pada umumnya.

Tujuan utamanya adalah untuk membantu mempercepat penyembuhan.

Semakin cepat penyembuhannya, semakin kecil kemungkinan terjadinya infeksi.

Anda perlu melakukan langkah-langkah berikut ini dalam mengobati diabetic ulcer.

●Merawat luka secara rutin.
●Mengurangi tekanan pada luka.
●Menghilangkan sel dan jaringan kulit mati.
●Pastikan luka selalu bersih dan tertutup.
●Menjaga kadar gula darah tetap normal
●Hindari bertelanjang kaki saat berjalan.

Baca Juga  Bagus untuk Ibu Hamil Ini 8 Buah yang Mengandung Asam Folat

Waktu penyembuhan pada setiap pasien dapat berbeda-beda. Hal ini bergantung pada berbagai faktor, seperti:

●ukuran dan lokasi luka,
●tekanan pada luka saat berjalan atau berdiri,
●kondisi pembengkakan,
●kadar glukosa darah,
●perawatan luka, dan
●obat yang digunakan pada area luka.

Proses penyembuhan pun dapat berlangsung dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Untuk itu, ikuti anjuran perawatan dari dokter agar luka Anda segera membaik.(***)