Keseleo pergelangan kaki atau cedera engkel terjadi ketika ada peregangan dan robeknya ligamen di sekitar sendi pergelangan kaki.

Keseleo pergelangan kaki lateral (di luar pergelangan kaki) dapat terjadi dalam sepak bola ketika seorang pemain menendang bola dengan bagian atas kaki mereka.

Keseleo pergelangan kaki medial (di dalam pergelangan kaki) dapat terjadi ketika jari-jari kaki diputar keluar saat kaki ditekuk ke atas.

4. Tendinitis Achilles

Tendinitis achilles adalah cedera kronis yang terjadi akibat penggunaan berlebihan pergelangan kaki bagian belakang.

Cedera ini awalnya mungkin bersifat ringan, tapi ketika pemain bola melakukan gerakan berulang, misalnya berusaha mempertahankan bola dengan kaki belakang, cedera bisa berkembang menjadi lebih berat.

Baca Juga  Pemain Arema FC Antusias Melawan Rans Nusantara, Widodo Optimistis Raih Poin

5. Ruptur tendon Achilles

Kondisi ini adalah pecah dan robeknya sebagian atau seluruh tendon Achilles. Cedera ini biasanya ditandai dengan suara meletus dari otot yang robek.

Robeknya otot dapat terjadi ketika seorang pemain sepak bola melakukan gerakan cepat dan tiba-tiba, seperti mengejar bola atau berlari cepat menggiring bola untuk menjauh dari lawan.

6. Cedera hamstring

Cedera hamstring melibatkan tiga otot punggung paha. Tingkat keparahannya dapat berkisar dari otot yang sekadar tegang atau pecahnya otot.

Gerakan berlari, mengejar, dan berhenti yang terus menerus dalam sepak bola dapat menyebabkan cedera hamstring.
(***)