Begitupula dengan Kemal Kilicdaroglu ketika pergi ke makam Kemal Ataturk, menunjukan siapa dirinya dan pribadinya.

Utamanya kecendrungan terhadap basis pemilih kedua Capres tersebut, minus Sinan Ogan.

Recep Tayyip Erdogan memang telah berkuasa selama duapuluh tahun di Turkiye bahkan lebih lama dari Kemal Ataturk yang hanya limabelas tahun.

Selama duapuluh tahun memimpin, Turkiye mengalami kemajuan dalam berbagai hal, militer, industri, teknologi, akses trasportasi dan kemandirian dalam bidang pengelolan sumber daya alam telah berhasil diraih.

Itu kabar baiknya, kabar buruknya saat mendekati Pemilihan Presiden 2023, Turkiye mengalami goncangan ekonomi yang sangat kuat, inflasi Turkiye hampir mencapai 40 persen dan membuat mata uang Turkiye merosot tajam, belum gempa bumi yang melanda Turkiye beberap waktu lalu serta pengungsi yang hampir mencapai 4 juta orang di Turkiye.

Baca Juga  Hindari Sumpah Serapah, Begini Cara Kelola Sampah

Momen itulah yang dijadikan bahan kampaye Kemal Kilicdaroglu untuk menumbangkan kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan.

Tak kalah akal, sebagai petahana dan pemilik kekuasaan penuh Recep Tayyip Erdogan menaikan gaji pegawai negri di Turkiye sebesar 45%, seminggu sebelum pemilihan dilakukan serta berjanji akan menggratiskan gas bagi rakyatnya bila terpilih.

Kiranya hal itu berhasil, pemilihan yang diprediksi akan hanya berlangsung satu putaran, ternyata tidak sesuai prediksi, bahkan Recep Tayyip Erdogan masih unggul tipis dari Kemal Kilicdaroglu dan unggul sangat banyak dari Sinan Ogan.

Mengutip kantor berita CNN Indonesia dari Anadolu dan TRT dengan perhitungan suara mencapai 95 persen, menempatkan Recep Tayyip Erdogan unggul dengan 49,50 persen suara, disusul Kemal Kilicdaroglu 44,79 persen suara, Sinan Ogan 5,27 persen dan Muharrem Ince mendapat 0,44 persen suara pada pemilihan minggu 14 Mei 2023 tersebut.

Baca Juga  KPU Babar Buka Ruang bagi Parpol yang Belum Melengkapi Dokumen Pencalonan

Maka karena setiap Capres tidak memiliki suara lebih dari 50%, pemilihan presiden akan dihelat menjadi dua putaran.

Pemilihan presiden putaran ke dua di negara Turkiye tersebut akan menjadi lebih tajam basis pendukungnya setalah pada senin, 22 Mei 2023 Sinan Ogan peraih suara ke-3 dalam pemilihan turkiye bergabung bersama Recep Tayyip Erdogan.

Kita tunggu hasilnya pada 28 mei 2023 sebagai hari pemilihan putaran ke dua di Turkiye, lalu bagaimana Pilpres di Indonesia, satu atau dua putaran? Sangat menarik untuk ditunggu.