Oleh: Meilanto

 1. Dak usah besiul diume, kelak semangat padi ilang!

Jangan bersiul diume, nanti semangat padi hilang.

Padi dipercayai mempunyai dewi yang bernama dewi Sri. Para petani mempercayai keberadaan dewi Sri.

Bersiul mengeluarkan tiruan bunyi suling. Suling menjadi benda yang dibenci oleh Dewi Sri.

Maka dari itu, bersiul di ume, akan berdampak bulir-bulir padi menjadi kopong atau ampak. Atau dalam bahasa lokal masyarakat Bangka, semangat padi menjadi hilang.

Semangat padi yang dimaksud adalah dewi sri yang mendiami bulir-bulir padi tersebut.

2. Jangan makan timun sambil bejalan

Lahan ume darat, disamping menanam padi biasanya juga ditanami dengan timun, cadur dan tanaman palawija lainnya.

Baca Juga  Mau Lihat Padi Darat di Koba, di Sini Tempatnya

Tanaman palawija tersebut ditanam terlebih dahulu pada daerah bencah-bencah.

Sekitar tiga bulan setelah ditanam, timun akan berbuah. Ada pantangan mengenai makan timun yaitu tidak boleh makan sambil berjalan.

Makan sambil berjalan dipercayai akan memberi pelajaran kepada monyet dan hama lainnya untuk turun mendekati padi-padi, merusak tanaman padi dan akhirnya gagal panen.

Dari segi etika, makan sambil berjalan tidak baik untuk kesehatan.

3. Betukui dengan baju bagian belakang