Kawanan Pencuri Bersenpi Gasak 18 TKP, Rumah Polisi Juga Jadi Sasaran
Namun kemudian akhirnya ia mengaku memiliki senpi yang sempat dipakai dalam beberapa aksi pencurian.
“Senpi tu memang ade, sempat dipakai pas di Lubuk Kelik. Untuk jage-jage, baru sekali kupakai (ditembakkan). Abis tu ku simpen di dalam tanah deket kandang ayam,” akunya.
Ia juga menyatakan, hendak kabur ke Palembang pada hari penangkapan bersama rekannya Acong.
Namun sebelum berhasil menyeberang keduluan tertangkap oleh pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Bangka AKP. Rene Zakharia,.SIK mengatakan, dari ketiga tersangka memiliki aksi yang dilakukan antara lain di Bengkel Mendo Barat yang mengambil 10 buah ban mobil truk, 16 buah ban mobil minibus, 5 buah ban dalam, 28 buah ban motor, 5 buah botol oli, 1 buah tabung gas, 1 buah jerigen solar, dan 29 buah oli motor.
Di Kelurahan Kuday, Kecamatan Sungailiat ia pun sempat menggasak sebuah Gudang Toko milik bos pelaku Arifin, Santo CS menggasak 10 karung beras ukuran 40 kg, 44 pak rokok surya16, 15 pak rokok evolution, 20 pak rokok Inmild, 40 pak rokok Dunhill dan 50 pak rokok A satu.
“Sebanyak tujuh TKP telah ada korban yang membuat laporan polisi,” kata AKP Rene Zakharia.
Sementara itu TKP lainnya di Desa Air Duren, Kecamatan Pemali kawanan pencuri ini berhasil mengambil tiga buah tabung gas 3kg dan uang Rp15 juta.
Di Desa Sempan, Kecamatan Pemali Ribut pun mengembat 5 kampel beras 5kg, 50 bungkus pop mie, 50 bungkus kopi dan sabun mandi.
Di Puding Besar barang yang diambil berupa ijazah, 2 buah BPKB motor, 1 buah STNK motor, 1 buah handphone (HP) OPPO A16 dan uang Rp7 juta.
TKP Puding Besar lainnya barang berharga yang diambil 1 buah laptop Asus, 2 buah karung sahang, 1 buah HP merek Samsung di TKP Dusun Tutut Desa Penyamun Pemali mengambil 50 bungkus rokok, 1 buah HP merk Vivo warna silver, uang Rp2 juta, dan 1 buah power bank.
Aksi Santo alias Ribut beserta rekannya Acong dan Arifin terhenti setelah diringkus Tim Kelambit Satreskrim Polres Bangka dan Unit Reskrim Polsek Mendo Barat pada akhir pekan lalu.
Penangkapan komplotan pencurian ini juga didukung oleh Tim Macan Putih Satreskrim Polres Bangka Barat dan Unit Reskrim Polsek Mentok Bangka Barat.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.