3. Permissive parenting (Permisif)

Orangtua dengan gaya perenting permisif akan menetapkan aturan tapi jarang menegakkannya. Ada banyak alasan untuk melonggarkan aturan.

Orangtua seperti ini juga tidak memberikan konsekuensi atas perbuatan anak, bahkan beberapa cenderung mendukung dan membela anak apa pun yang terjadi.

Ketika anak mengalami masalah, mereka cenderung ikut turun tangan, tidak membiarkan anak menyelesaikan masalahnya sendiri. Orang tua yang permisif bersikap lunak dengan alasan ‘rasa sayang’ sehingga seringkali pemaaf ketika anak-anak memohon.

Efeknya untuk anak

Anak-anak yang tumbuh dengan orang tua permisif cenderung kesulitan secara akademis dan mengalami masalah perilaku dalam bersosialisasi di masyarakat.

Karena cenderung diizinkan melakukan segalanya tanpa pengarahan yang tegas, anak-anak ini cenderung tidak menghargai otoritas dan aturan.

Baca Juga  3 Resep Ayam yang Dijamin Mudah dan Enak

Mereka juga berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan karena orangtua tidak mengajarkan pola makan yang sehat dan baik. Anak-anak ini juga cenderung manja, semaunya sendiri dan memiliki harga diri yang rendah.

4. Uninvolved parenting (Membebaskan)

Orangtua dengan gaya uninvolved parenting biasanya tidak terlibat banyak hal dalam kehidupan anaknya. Orangtua ini membebaskan dan bahkan tidak peduli dengan kehidupan anak, tidak pernah bertanya bagaimana mereka sekolah, apakah punya PR atau tidak dan lain sebagainya.

Orangtua macam ini cenderung tidak menghabiskan banyak waktu dengan anaknya dan cenderung sibuk sendiri, entah dengan pekerjaan dan lainnya. Orang tua yang sangat cuek dengan kehidupan anaknya pasti tidak tahu banyak hal tentang apa yang dilakukan anak-anak mereka.

Baca Juga  Dapat Turunkan Stres, Ini 5 Manfaat Mendengarkan Musik Favorit

Efeknya untuk anak

Anak-anak yang tumbuh dengan gaya parenting ini kemungkinan besar tidak menerima banyak bimbingan, pengasuhan, dan perhatian orang tua.

Mereka sering menunjukkan masalah perilaku, tidak bahagia dan memiliki prestasi yang buruk di sekolah. Anak-anak seperti ini juga cenderung terjerumus dalam pergaulan yang salah dan terjebak banyak masalah.(***)