4. Belajar banyak bersyukur

Jika kamu merasa takut, khawatir atau ingin menyerah, ingatlah untuk banyak bersyukur atas apa yang sudah kamu dapatkan sejauh ini.

Tuliskan apa saja yang kamu khawatirkan dan takutkan pada selembar kertas, kemudian lihat apakah itu benar-benar bisa membuatmu tak bisa hidup? Jika pikiran buruk terlalu kuat, tarik nafas panjang dan hembuskan, lakukan beberapa kali hingga tenang. Setelah itu ingat kembali, apa saja yang sudah kamu lalui dan capai. Puji diri sendiri dan berbanggalah. Setiap hal baik, kecil maupun besar, perlu disyukuri.

5. Tidak melakukan hal-hal yang membebani

Hindari melakukan kegiatan yang hanya akan membebanimu, misalnya mengerjakan tugas kantor saat cuti, memikirkan tanggungan kerjaan yang belum selesai, membantu teman yang curhat tentang hidupnya yang sulit, atau sekadar memasak ketika kamu sebenarnya tidak ingin. Tujuan healing adalah untuk memanjakan dirimu sendiri, bukan untuk membebanimu.

Baca Juga  Manfaat Muay Thai untuk Kesehatan sebagai Olahraga Bela Diri

6. Tidur yang cukup

Jika tak ingin melakukan apa pun dan kamu bukan hanya lelah mental tapi juga lelah fisik, hal yang harus dilakukan adalah tidur yang cukup.

Jangan begadang, bahkan jika itu untuk menghibur dirimu sendiri. Jika lelah, tidurlah. Terkadang kita lupa pentingnya tidur, padahal kegiatan sederhana ini berpengaruh besar terhadap kesehatan fisik dan mental.

7. Berpikiran positif dan optimis

Hal terakhir yang bisa dilakukan setelah melakukan semua step di atas adalah, belajar berpikiran positif. Coba sesekali kamu pergi ke kafe dan berdiam diri beberapa jam di sana.

Lihatlah hal-hal kecil dan sederhana di luar, apa yang kamu miliki sekarang, apa yang membuat banyak orang iri padamu, apa yang membuat hidupmu lebih baik dari kehidupan orang lain dan semacamnya. Terkadang membandingkan diri itu perlu untuk menemukan kembali motivasi yang hilang.(***)

Baca Juga  4 Tanda Kamu Harus Segera Ambil Cuti Untuk Liburan