Oleh: Meilanto

BUDAYA, TIMELINES.ID — Dusun Air Pasir merupakan salah satu dusun yang tergabung ke dalam wilayah Desa Lampur.

Penamaan Air Pasir karena di kawasan ini terdapat aliran air yang bagian dasarnya berpasir putih.

Air yang mengalirpun terlihat jernih sehingga pasir yang berada di dasarnya bisa terlihat.

Dari nama tersebut, kawasan ini diberi nama “Air Pasir”.

Dusun ini terletak sangat jauh dari jalan raya yang menghubungkan Lampur-Pinang Seribu dan Munggu.

Dusun Air Pasir adalah dusun yang paling tua bila dibandingkan dengan dusun lainnya di Desa Lampur.

Dusun Air Pasir sudah ada sejak 1970-an namun baru diakui keberadaanya sebagai dusun dalam wilayah Desa Lampur pada tahun 1973.

Baca Juga  Kudeta Tuan Rumah, Kontingen Bangka Tengah Puncaki Klasemen Sementara Porprov VI Babel

Pada awal terbentuknya, dusun ini dipimpin oleh seorang Kepala Dusun yang bernama Bapak Rosidi Amni dengan jumlah Kepala Keluarga sekitar 60-an.

Dan di rumah Bapak Rosidi Amni prosesi pesta panen yang pertama dilakukan.

Pada awalnya masyarakat memanfaatkan hutan untuk mengambil kayu, madu dan lain sebagainya.

Selain itu juga membuka lahan untuk berume.

Untuk menjaga tanaman padi, masyarakat membangun pondok kecil sekedar untuk tempat beristirahat.

Seiring berjalannya waktu panen, semakin banyak warga yang lebih memilih menetap dan membangun pemukiman. Dan pada saat panen pertama, masyarakat sepakat untuk melakukan syukuran atas hasil padi dari ume.

Di tahun 2005 banyak warga migrasi dari Air Pasir ke Pinang Seribu.

Baca Juga  Wabup Efrianda Pastikan Insentif Penghulu Aman hingga Juni 2026

Mereka beralasan untuk mempermudah akses mobilitas yang lebih mudah mengingat Air Pasir berada di pelosok (sekitar 3 Km dari jalan raya).

Saat itu hanya jalan kecil yang menghubungkan Air Pasir dan Pinang Seribu. Selanjutnya warga bergotong royong membuat jalan yang lebih lebar sehingga lebih mudah untuk dilalui.

Banyaknya warga yang pindah ke Pinang Seribu maka warga yang tersisa hingga saat ini berjumlah sekitar 29 Kepala Keluarga yang masih menetap di Dusun Air Pasir.

Saat ini Dusun Air Pasir merupakan RT terakhir dari Desa Lampur yaitu RT. 21 yang diketuai oleh Bapak Erlangga.

Salah satu warga yang dituakan di Air Pasir adalah Bapak Ali Mansyah. Beliau sudah ada sejak awa pembentukan Dusun Air Pasir.

Baca Juga  Pengentasan Kemiskinan Belum Maksimal, Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi Soroti Kinerja Kementerian