BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID – Gabungan 2 kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami inflasi bulanan sebesar 0,47 persen (mtm) atau secara tahunan sebesar 2,41 persen (yoy).

Angka gabungan 2 kota tersebut merupakan terendah kedua secara nasional dan terendah se-Sumatera.

Pencapaian inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan dapat mendukung pencapaian sasaran inflasi nasional 3+1 persen.

“Kota Pangkalpinang kembali mencatat inflasi tahunan terendah secara nasional selama 2 bulan berturut-turut yakni sebesar 1,93 pesen (yoy) pada Mei 2023 serta 2,78 persen (yoy) pada periode bulan lalu,” jelas Kepala Perwakilan BI Babel, Faturachman, Rabu.

Dia menjelaskan, Inflasi bulanan (mtm) gabungan 2 kota di Provinsi Bangka Belitung utamanya disumbangkan oleh komoditas daging ayam ras, bawang merah, dan ikan ekor kuning.

Baca Juga  Buntut Kasus Wisatawan Tewas Terperosok di Bukit Menumbing, DPRD Bakal Panggil Pengelola

“Sedangkan inflasi tahunan (yoy) terutama bersumber dari komoditas bensin, beras, dan angkutan udara. Sebaliknya, komoditas yang memberikan andil deflasi bulanan adalah cumi-cumi, cabai merah, cabai rawit, daging sapi, dan udang basah,” terangnya.