3. Pilih yang berbahan dasar hewani

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kucing adalah hewan karnivora yang makanan utamanya harus bersumber hewani. Oleh sebab itu, kamu wajib membaca tabel nutrisi dalam kemasannya untuk memastikan kandungan yang ada dalam produk makanan. Pilih yang berbahan dasar daging atau makanan laut.

Jika kamu ingin kucing mendapatkan nutrisi tambahan, pilih produk yang diperkaya asam amino esensial dan lemak sehat.

Sebagai informasi tambahan, The Association of American Feed Control Officers (AAFCO) menetapkan beberapa pedoman untuk mengatur bahan-bahan yang perlu dimasukkan dalam label makanan hewan.

Jika produk tersebut bernama  “Tuna Cat Food” atau “Chicken Cat Food”, artinya 95 persen kandunganya harus terdiri dari bahan utama tersebut, tidak termasuk tambahan air. Jadi, pastikan kamu membaca tabelnya secara teliti, ya!

Baca Juga  5 Penyebab Rabun Dekat, Main Game Tingkatkan Risiko

4. Waspada bahan-bahan yang berbahaya

Makanan kucing punya formulasi khusus sehingga mampu mencukupi kebutuhan gizi dan aman dikonsumsi kucing. Memberinya makanan sembarangan malah bisa membahayakan kesehatannya, lho.

Selain itu, kamu perlu mewaspadai beberapa bahan makanan lain yang berdampak negatif untuk hewan kesayanganmu. Salah satunya bahan makanan yang mengandung cokelat.

Perlu kamu ketahui bahwa cokelat mengandung zat theobromine yang sulit dicerna oleh tubuh kucing. Ketika senyawa tersebut menumpuk di dalam tubuhnya, kucing berisiko terkena penyakit serius, salah satunya gagal ginjal.(***)