Kulit Mengelupas Setelah Berenang, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
KESEHATAN,TIMELINES.ID- Seharian menjalani aktivitas berenang di kolam tak jarang membuat kulit mengelupas, hal ini dikarenakan adanya senyawa klorin yang ada di dalam air kolam yang membuat kulit mengelupas.
Dilansir dari Hellosehat.com, sebagai organ tubuh terbesar, kulit memiliki beragam fungsi. Kulit melindungi sistem organ dalam tubuh, mengatur suhu tubuh, serta menjadi indera peraba. Akan tetapi, kadang Anda mungkin mendapati jenis kulit bersisik atau mengelupas secara tiba-tiba.
Penyebab kulit bersisik dan mengelupas
Oleh karena fungsinya sebagai pelindung, kulit harus mampu menyembuhkan diri saat Anda terluka. Proses ini dikenal sebagai regenerasi kulit. Tujuannya untuk mengganti sel-sel kulit yang sudah rusak dengan sel-sel baru yang sehat.
Proses pergantian kulit terus berlangsung secara teratur. Sel-sel kulit yang sudah mati mengelupas, lalu digantikan dengan lapisan kulit yang baru. Namun, terkadang kulit terus memperbarui dirinya bahkan ketika belum waktunya.
Sel-sel pada permukaan kulit pun menumpuk dan terpapar banyak hal dari lingkungan. Lama-kelamaan, sel-sel pada lapisan kulit teratas bisa mengering, rusak, dan terlepas antara satu sama lain. Akibatnya, kulit tampak kering, bersisik, dan mengelupas.
Dilansir dari Cleveland Clinic, kulit bersisik dan mengelupas biasanya ditandai dengan kulit yang terasa kering dan berubah kemerahan. Kondisi ini sering terjadi saat kulit sedang dalam proses penyembuhan penyakit, tapi banyak pula faktor lain yang dapat berperan.
Berikut adalah berbagai penyebab kulit bersisik dan mengelupas yang paling umum.
1. Kulit wajah kering
Ini merupakan penyebab kulit bersisik dan mengelupas yang paling umum, baik pada wajah, tangan, maupun jari. Beda dengan kulit yang sehat, sel-sel kulit yang kering tidak bisa berikatan dengan kuat antara satu sama lain.
Kurangnya tingkat kelembapan pada kulit bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:
●iklim yang kering,
●cuaca yang terlalu dingin,
●terlalu sering terkena air hangat,
●penggunaan produk perawatan yang mengiritasi kulit, dan
●senyawa klorin di kolam renang.
Ini sebabnya ketika Anda berada di daerah dingin, kulit akan cenderung lebih cepat mengering. Bahkan, kulit Anda pun bisa bersisik hanya dengan seharian bekerja di kantor dalam ruangan yang terlalu dingin.
2. Terbakar matahari (sunburn)
Sunburn adalah kondisi kulit yang terbakar akibat terlalu lama terkena sinar matahari. Sinar matahari dapat membunuh dan merusak sel-sel kulit sebelum waktunya untuk digantikan. Hasilnya, kulit pun mengelupas demi mengganti dengan sel-sel yang baru.
Pada beberapa kasus, kulit wajah yang terbakar akan melepuh terlebih dulu sebelum mengelupas untuk menghilangkan sel-sel kulit mati (proses eksfoliasi). Bekas lepuhan yang mengering nantinya dapat menimbulkan kesan bersisik pada kulit wajah, tangan, ataupun jari.
3. Terlalu sering mencuci tangan
Meskipun mencuci tangan penting untuk mencegah penyebaran bakteri, terlalu sering cuci tangan justru dapat menghilangkan minyak alami kulit. Kulit akhirnya tidak dapat menjaga kelembapannya sehingga menjadi kering, bersisik, atau bahkan mengelupas.
Untuk mengatasinya, Anda hanya perlu mencuci tangan bila perlu dan menggunakan produk yang aman untuk kulit. Anda hanya perlu mencuci tangan jika kotor, sebelum dan setelah makan, dan setelah dari toilet.
4. Pemakaian obat-obatan tertentu
Penggunaan obat-obatan tertentu, terutama obat jerawat, juga bisa menjadi penyebab kulit bersisik dan mengelupas. Selain itu, obat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat juga memberikan efek yang sama, terutama pada kulit sensitif.
Pertama-tama, Anda mungkin mendapati kerak putih seperti sehabis minum susu di sekitar mulut Anda. Apabila hal ini terjadi, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan apakah ada obat yang harus dikurangi penggunaannya.
5. Penggunaan produk dengan bahan kimia yang keras
Bahan kimia tertentu dalam produk pelembap, sabun, dan produk kecantikan lainnya dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Ciri-ciri yang paling umum adalah kulit wajah, tangan, atau jari tampak bersisik dan mengelupas.
Cara terbaik untuk menghindari bahan kimia yang keras adalah mencari produk yang dirancang khusus untuk kulit sensitif. Produk-produk tersebut biasanya bebas dari wewangian dan bahan penyebab iritasi lainnya.
6. Hipotiroidisme
Hipotiroidisme atau hipotiroid merupakan sebuah kondisi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup. Akibatnya, proses penguraian energi tubuh menjadi lambat dan menimbulkan berbagai gejala yang cukup mengganggu.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.