Ruwah Kubur (Ngeruwah)
Kegiatan Ruwah Kubur lebih ramai dan semarak di Desa Keretak dan Keretak Atas Kecaatan Sungaiselan.
Kegiatan ini telah menjadi kalender wisata Kabupaten Bangka Tengah. Warga Keretak dan Keretak Atas melaksanakan tradisi Ruwah Kubur pada tanggal 12 Sya’ban.
Prosesi kegiatan dimulai dengan pembacaan surat yasin di TPU setepat dan ditutup dengan doa.
Setelah itu warga nganggung ke masjid, pembcaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh tokoh agama.
Kegiatan Ruwah Kubur di Desa Keretak dan Keretak Atas seperti lebaran Idulfitri.
Setiap rumah menyiapkan makanan ketupat lepat lengkap dengan lauknya. Setiap tamu yang datang dijamu dengan makanan, bahkan tidak jarang ada sangu sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.
Beberapa tahun terakhir, Ruwah Kubur di Desa Keretak dan Keretak Atas menjadi sorotan banyak orang sehingga jalan raya macet total. Ribuan warga yang datang untuk bersilaturrhami dengan sanak saudara.
Saat ini Ruwah Kubur telah menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kabupaten Bangka Tengah berdasarkan nomor registrasi 201500192.
Penetapan tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2015 lalu.
Meilanto, Penulis, tinggal di Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Bangka Tengah

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.