Sebuah studi menemukan bahwa minyak kelapa tidak meningkatkan kolesterol jahat atau kolesterol low-density lipoprotein (LDL) secara signifikan, tetapi juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik atau kolesterol high-density lipoprotein (HDL). Namun, penting untuk dicatat bahwa penelitian tersebut berlangsung singkat, yaitu hanya selama 4 minggu dan kurang pemantauan.

Kolesterol “baik” atau HDL dapat melindungi jantung dan menghilangkan kolesterol “jahat” atau LDL dari darah. HDL membawa kolesterol LDL ke hati yang kemudian akan memecahnya dan menghilangkannya dari tubuh.

Minyak kelapa mungkin tidak meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, tetapi cairan yang berasal dari kelapa tersebut mengandung lemak dan kalori yang tinggi. Nah, karena itu kamu dianjurkan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Perlu diingat juga bahwa minyak kelapa secara substansial mengandung lebih banyak lemak dalam satu kali penyajian daripada santan, yang dapat memberikan efek signifikan pada kadar kolesterol.

Baca Juga  Ingin Makan Buah saat Program Diet, Ini 5 Rekomendasi Buah Terbaik

6.Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kelapa mengandung lipid yang disebut asam laurat. Kandungan ini memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi, sehingga dipercaya dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Sebuah studi tentang efek antimikroba asam laurat dari kelapa juga menemukan manfaat santan untuk menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.

Dalam studi tersebut, para peneliti mengisolasi berbagai bakteri dan memaparkannya pada asam laurat dalam cawan petri. Hasilnya, mereka menemukan bahwa asam laurat efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumonia, dan Mycobacterium tuberculosis.

Sedangkan penelitian lain menemukan bahwa asam laurat memicu apoptosis, yaitu kematian sel pada payudara dan sel kanker endometrium. Temuan ini menunjukkan bahwa asam ini menghambat pertumbuhan sel kanker.

7.Mengurangi penyakit lambung

Sifat antiinflamasi yang terdapat dalam santan, membuat bahan makanan ini bisa mencegah munculnya gejala penyakit lambung.

Baca Juga  Kucing di Rumah Tidur Terus, Coba Cek ke Dokter Hewan

Hal ini terdapat dalam sebuah penelitian pada hewan melalui jurnal Phytotherapy Research, dengan judul Antiulcerogenic Effects of Coconut (Cocos nucifera) Extract in Rats.

Pemberian santan pada hewan ini mampu menurunkan risiko tukak lambung sebesar 54 persen. Tentunya penelitian pada manusia masih harus terus berlanjut untuk memastikan manfaat santan pada lambung.

8.Meningkatkan energi

Kandungan kalori yang cukup tinggi dalam santan, membuat bahan makanan ini mampu meningkatkan energi. Kamu bisa mencoba untuk mengonsumsi camilan atau kudapan sehat yang menggunakan santan kental saat masa pemulihan atau setelah berolahraga.

9.Mencegah infeksi virus dan bakteri

Asam laurat pada bahan makanan ini dapat menurunkan perkembangan virus serta pertumbuhan bakteri pemicu infeksi. Ini termasuk berbagai bakteri yang sering berkembang pada bagian mulut.

Baca Juga  5 Cara Melembutkan Rambut Kering dengan Minyak Alami

10.Meningkatkan kelembapan kulit

Santan juga berguna untuk meningkatkan kelembapan kulit. Hal ini karena kandungan lemak di dalamnya mampu membuat kulit terhidrasi dengan baik.

Jika kamu memiliki jenis kulit yang sangat kering, cobalah untuk menggunakan santan sebagai masker kulit. Caranya, oleskan santan kental pada kulit yang kering. Diamkan beberapa saat. Kemudian, bilas menggunakan air hangat.

11.Mencegah anemia

Santan mengandung zat besi yang cukup tinggi. Mengonsumsi santan secukupnya bisa membantu untuk menambahkan kebutuhan jumlah zat besi pada tubuh.

Hasilnya, tubuh mampu memproduksi sel darah merah dengan baik. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari penyakit anemia.

Namun, agar tidak berlebihan, sebaiknya ketahui jumlah penggunaan santan yang tepat setiap harinya melalui artikel ini: Ini Batas Aman Konsumsi Makanan Bersantan Setiap Hari.(***)