SASTRA,TIMELINES.ID- Punya gebetan yang suka dengan puisi tapi kam minder gara-gara gak bisa buat puisi indah?, tenang jangan panik apalagi mundur dalam berjuang mendapatkan cinta dari doi.

Untuk berjuang demi cinta tentunya kamu juga harus belajar dalam membuat puisi yang dapat menyentuh hatinya, sehingga doi bisa luluh dan mengatakan jawaban yang tepat saat kamu menyampaikan perasaan kamu.

Nah berikut ini ada beberapa langkah yang mudah untuk bisa membuat puisi indah, coba lakukan dan praktekan ke doi yah.

1.  Menentukan Ide

Ide biasanya berasal dari sebuah inspirasi dari hal-hal yang pernah di alami baik kejadian yang dialami secara pribadi, maupun orang lain. Inspirasi ini juga tak uput dari keresahan sang penulis terhadap suatu topik.

Contohnya saat kamu sedang jatuh cinta dengan seseorang, kejadian dan perasaan yang kamu alami bisa diramu ke dalam kata-kata indah berwujud puisi.

2. Mencari Judul yang Tepat

Puisi ibaratkan kutipan bijak yang bisa membius hingga kerelung hati seseorang yang membacanya dan membuat orang tersebut akan merasakan makna dari kata-kata itu.

Baca Juga  Melukis Literasi

Untuk itu, dalam menulis puisi yang harus kita lakukan adalah memilih diksi atau kata-kata yang harus disusun seindah mungkin, termasuk pada judul. Judul yang baik adalah judul yang mampu menarik orang untuk membacanya. Jadi, judul tak bisa luput dari perhatian, usahakanlah untuk membuat judul yang tepat dan mampu memikat.

3. Gunakan Perasaan

Jika ingin menulis sebuah puisi cinta, yang perlu kamu lakukan adalah mencoba untuk tenggelam di dalamnya. Membayangkan emosimu tentang kisah cinta, menggunakan perasaanmu untuk mengimajinasikannya lalu tuangkan menggunakan kata-kata. Rasakanlah dan coba untuk menggambarkan keseluruh perasaan yang muncul.

Izinkanlah perasaanmu untuk memimpin. Alirkanlah tiap kata yang muncul dari perasaan cinta yang sedang kamu rasakan. Jangan terfokus dengan memikirkan kata-kata yang indah. Tulis saja mengalir, maka kata-kata yang muncul akan terangkai dari tuntunan perasaan yang kamu rasakan.

4. Pengalaman Kenangan saat Pertama

Jika kamu ingin menulis puisi cinta, cobalah untuk mengingat-ingat kembali bagaimana kenangan atau kesan pertama bertemu sang pujaan hatimu.

Baca Juga  Sejiwa pada semesta

Kenangan pertama selalu memiliki kesan yang sangat menarik dan mendalam untuk diperbincangkan. Atau, cobalah kenang hal-hal indah yang sudah pernah kamu lalui dengannya, bahkan mungkin mengenang hal-hal yang membuat kamu jatuh cinta kepadanya untuk pertama kali.

Selain mengenang momen, cobalah untuk mengenang kembali detail suasana yang kamu alami, dan hal-hal lainnya. Setelah proses itu selesai, cobalah untuk menuangkan pikiranmu ke dalam tulisan.

Gambarkanlah melalui kata-kata yang muncul dari perasaan dan pengalaman yang kamu rasakan saat itu. Jangan meninggalkan hal-hal kecil, kerena melalui hal-hal kecil itu yang mungkin kamu anggap remeh itu dapat memberi  keindahan dan cita rasa tersendiri di puisi yang sedang kamu buat.

5. Jadilah Diri Sendiri

Jadilah diri sendiri saat menuliskan puisi. Jangan terlalu terpaku dengan perasaan disukai orang atau tidaknya. Jangan terlalu khawatir bahwa puisi yang kamu buat itu  terkesan cengeng atau terlalu romantis.

Tuangkanlah sudut pandang yang sedang kamu rasakan ke dalam puisi itu. Buat sesuai perasaan yang teramat dalam yang kamu rasa, yang bahkan perasaan tersebut sulit untuk diungkapkan secara lisan.

Baca Juga  Selamat, Pelajar SMPN 1 Pulau Besar Luncurkan Buku Antologi Puisi

6. Sebarkan Rasa Cinta

Prinsip dari penulisan puisi adalah pengungkapan perasaan melalui kalimat yang berseni. Untuk itu, dalam merangkai puisi cinta, yang perlu dimemiliki adalah keinginan untuk mengungkapkan melalui seni berkata-kata.

Melalui puisi, kamu tidak perlu menjadi pakar cinta atau seorang pakar puisi. Sejatinya, siapa pun kita, pastilah memiliki cinta dan berhak untuk mengungkapkannya dengan indah meski hanya berwujud rangkaian kata.

Contoh-contoh puisi cinta dari penyair terkenal

AKU INGIN – karya Sapardi Djoko Damono

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan kata yang tak sempat diucapkan

kayu kepada api yang menjadikannya abu

 

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”

 

CINTA YANG AGUNG – karya Kahlil Gibran

Adalah ketika kamu menitikkan air mata

dan masih peduli terhadapnya