Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Rabu, 9 September 2026

Monolog Jiwa yang Berdebu

Karya : Tria Olivia Dia, si paling handal tersenyum Dia, si paling mahir tertawa Dia, si paling

Kejenuhan

Karya: Ayak Dand Di sini kita lanjut Interupsi! Pusing Jelas Benar cara titik temu Mentok terjebak

Rayuan Teluk Kelabat

Karya: Heri S – Penulis tetap Timelines.id Datanglah kemari, bisik Teluk Kelabat pelan Suaranya

Sesal

Karya: Yak Dand Di kaki hari Semua telah terlewati Diri tercenung menatap Dalam buaian ratap Jerit

Keteraturan

Karya: Ayak Dand Ketika mata menatap dekat Terlihat bentuk yang tak beraturan Apapun dan dimanapun
Nyanyian Pilu Negeriku

Pada Terminal Mimpi

Karya: Heru Sudrajat Pada terminal persinggahan Aku setia menunggumu Berjajar orang-orang tak ku
Merdeka Mas Bro: Pekik Nyaring di Atas Perut Kosong

Rinduku pada Hujan

Karya: Heru Sudrajat Pada hujan kumenunggu Di bawah payung langit memanas kemarau panjang

Langkah yang Mendahului Pulang

Karya: Desi Kurnia Langkahmu yang dulu menapak di tanah berdebu kini berhenti di batas yang tak
Luka di Rahim Bumi

Luka di Rahim Bumi

Oleh: Kaum Pecinta Damai Tanah Air tak lagi bersenandung riuh, Ia tersedu, memeluk debu yang kian

Diamku Bukan Aku Tidak Tahu

Karya: Hening Cahaya Diamku bukan aku tidak tahu Menahan rasa pada luka Bercermin tetes air mata
Menulis dapat diartikan dengan membuat huruf, angka, dan sebagainya. Menggoreskan pena kemudian bisa melahirkan pikiran atau

Kembali Hijau Setelah Bencana

Karya: Indra Pirmana Malam itu, hujan datang tidak diundang Lebat bagaikan air tumpah ditemani
Selamat, Pelajar SMPN 1 Pulau Besar Luncurkan Buku Antologi Puisi

Selamat, Pelajar SMPN 1 Pulau Besar Luncurkan Buku Antologi Puisi

Penulis: Rusmin Sopian BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Para pelajar Sekolah Menengah Pertama (

Ayah

Karya: Syalmiah telaga di kedua matamu beriak teduh laksana oase di panas kemarau bening seperti
Membaca Isyarat di Ujung Rindu

Aku yang Begitu Rapuh

Karya: Putri Simba Di balik tampilan senyumku Ada hati yang rapuh, penuh luka, Laksana kaca hampir

Gaung Tahun Baru Hijriah

Karya: Ummi Sulis Gaung keniscayaan bagi sebagian umat Sambut kepastian bertahtanya iman Dalam tiap
Sudah ditampilkan semua