BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Zainal Arifin, warga Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah mengakui mayat yang ditemukan di perairan Laut Toboali pada Rabu (31/5/2023) lalu memiliki kesamaan dengan anaknya yang hilang di Tegal.

Keyakinan jenazah yang ditemukan itu mirip anaknya dilihat dari celana yang dikenakan serta tulisan nama Juniarto.

Selain itu, ciri-ciri lainnya adalah tanda tangan di celana korban memiliki kemiripan dengan tanda tangan anaknya yang bernama Firman (16).

Firman adalah siswa SMK 1 NU Kramat Tegal yang putus sekolah. Ia ikut melaut mengalami kecelakaan dan hilang.

Dikonfirmasi Kapolres Basel AKBP Toni Sarjaka membenarkan ada warga Tegal yang berkoordinasi dengan Polres Basel, menerangkan beberapa kesamaan dengan ciri-ciri yang melekat pada mayat tersebut.

Baca Juga  Syarli Harap Program Siska Dapat Menopang Kebutuhan Sapi Lokal

Meksi begitu, Toni menyebutkan pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Benar ada warga Tegal yang berkoordinasi dengan kita. Mereka menyampaikan ciri-ciri pakaian sama dengan anak mereka yang hilang, informasi ini akan kita dalami lebih lanjut,” ujar Toni usai kegiatan olahraga bersama di Mapolres Basel, Sabtu (24/6/2023).

Mayat tanpa kepala dan kaki ditemukan mengapung di perairan selat Bangka dekat Toboali, Bangka Selatan.

Mayat ini pertama kali di oleh Nakhoda Tug Boat Arabika yang sedang melintas sekitar 9 mil dari bibir pantai.

Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit SAR Toboali, Polairud Polres Bangka Selatan, Posmat Al Toboali, BPBD serta Tagana Bangka Selatan langsung mengevakuasi, Rabu (31/5/2023).

Baca Juga  Kejati Babel Terima Berkas Perkara Investasi Bodong di Pangkalpinang Yang Melibatkan Istri Oknum Polisi

Jenazah yang belum diketahui identitas ini berhasil dievakuasi ke daratan dengan proses waktu sekitar 8 jam.

Kepala Tim Unit SAR Toboali, Rido mengatakan pihaknya menerima info pada pukul 08:30 Wib melalui Danposmat Al Toboali.