Ibadah Kurban di Sekolah, Apakah Bernilai Pancasila?
Ternyata selain memiliki nilai sosial dalam kegiatannya, ibadah kurban juga memuat nilai-nilai pancasila di dalamnya.
Mau tahu? Yuk kita ulas di pembahasan di bawah ini.
Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima prinsip yang melekat di dalamnya.
Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip.
Pancasila lahir pada 1 juni 1945 yang dicetuskan oleh presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI 1.
Pancasila berisi, 1. Ketuhanan yang Maha Esa, 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, 3. Persatuan Indonesia, 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dan 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Lalu nilai apa yang dapat diwarsikan kepada siswa-siswa dari kelima butir pancasila tersebut yang guru harus tau?1. 1. Ketuhanan yang Maha Esa (ketuhanan)
Kurban memberi pelajaran kepada siswa-siswi mengenai peran kita untuk dapat menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
2. Kemanusian yang Adil dan Beradab (kemanusian)
Kurban mengajarkan siswa untuk mampu melihat manusia memiliki derajat yang sama, sehingga dalam kurban tidak ada batas atau sekat, semua orang mendapat pembagian daging kurban yang adil dan sama rata, dalam kata lain kurban mampu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan berlaku adil terhadap sesama manusia.
3. Persatuan Indonesia (Persatuan)
Kerelaan dan keikhlasan untuk berkorban dapat menjadikan seseorang meletakan kepentingan pribadi di atas kepentingan golongan yang berarti kurban mampu menumbuhkan rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara kepada siswa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanan dalam Permusyawaratan/Perwakilan (kerakyatan)
Kurban mengajarkan siswa-siswi tentang pentingnya musyawarah, di mana dalam pengambilan keputusan pembagian hewan kurban tidak didasarkan atas prasangka satu orang namun hasil keputusan bersama sehingga dapat diterima oleh semua pihak.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia (Keadilan)
Kurban mengajarkan kepada siswa-siswi tentang semangat kekeluargaan dan gotong royong dalam pelaksanaanya, di mana dari menyembelih, membelah, menyacah, membersihkan dilakukan secara bersama sama dan penuh kegotongroyongan yang dilakukan berdasarkan pembagian tugas yang adil dan tanpa membeda-bedakan.
Selain nilai sosial yang ada dalam kegiatan kurban, kurban juga harus dimaknai dalam konsep pendidikan Pancasila sehingga mampu membentuk karakter profil pelajar Pancasila pada diri siswa. Amin Ya Robal Alamin
Pengajar di SMPN 2 Lepar

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.