Kasus DBD di Babar Turun Signifikan, Tahun Lalu Capai 710 dan 9 Kematian
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat (Babar) mencatat masyarakat yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dari Januari hingga Juni tahun 2023 mencapai 134 kasus dan 1 pasien di antaranya meninggal dunia.
“Untuk kasus DBD tahun ini dari Januari hingga bulan Juni kemarin sudah 134 kasus dengan 1 kasus kematian. Untuk yang meninggal dunia itu di bulan Februari di wilayah Simpangteritip,” ujar Kadinkes Babar Muhammad Safi’i Rangkuti, Rabu (12/7/2023).
Rangkuti mengatakan, meski ada satu kasus kematian di Simpangteritip, akan tetapi sejauh ini kasus DBD paling banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Parittiga.
Dia menyebut, dari ratusan kasus tersebut, kasus DBD paling banyak terjadi di bulan Januari.
“Jadi dari 134 kasus itu paling tinggi di Januari ada 45 kasus. Kemudian bulan Februari 33, Maret 27, April 15, Mei 10 dan bulan Juni 4 kasus. Kalau bulan Juli sedang berjalan dan masih kita rekap datanya,” ungkapnya.
Meski kasus DBD saat ini masih tergolong tinggi, namun ia memastikan bahwa kasus DBD di Babar mengalami penurunan sangat signifikan apabila dibandingkan dengan tahun 2022 lalu.
Di mana, kata Rangkuti, kasus DBD yang ditemukan sepanjang tahun 2022 mencapai 710 kasus.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.