Sebelum melakukan audiensi dengan Pj Gubernur Babel, DPRD Bangka tengah juga sudah berkoordinasi dengan capdin terkait persoalan ini, namun tidak ada solusi sehingga DPRD Babel melakukan audiensi dengan Pj Gubernur Babel.

“Kami minta pengecualian untuk Bangka tengah khususnya kecamatan koba karena di koba tidak ada SMA/SMK swasta. Kami ingin Anak-anak kami jangan putus sekolah karena IPM Bangka tengah hanya 7,2 dan ini upaya kami mendorong ini agar IPM kami bisa diangka 9 kedepannya,” harap Batianus.

Batianus menambahkan pihaknya juga meminta kolaborasi dan sinergitas antar Dinas Pendidikan Babel dengan Kabupaten Kota untuk bisa membangun SMA atau SMK baru di Kecamatan Koba Babgka tengah.

Baca Juga  Pj Gubernur: Bangka Selatan dan Bangka Tengah Masuk 10 Kabupaten IPH Tertinggi di Sumatera

“Kita juga harap Dindik bisa menjaring minat bakat agar ada pemetaan berapa jumlah anak ke SMA dan SMK sehingga terlihat berapa banyak Anak-anak yang bisa diakomodir dan yang tidak bisa diakomodir,” tutupnya.