Waspada DBD! hingga Juni Ada 33 Kasus di Bateng, Tahun Lalu 9 Meninggal Dunia
Misalnya seperti menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es dan lain-lain.
Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air dan lain sebagainya.
“Lalu, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk aides aegepty penyebab demam berdarah,” terangnya.
Kemudian, kata Annas untuk tindakan pencegahan tambahan (plus) lainnya yakni dengan menaburkan bubuk larvasida (abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.
Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk.
“Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk dan lain-lain,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.