Hati manusia memiliki kapasitas untuk menjadi seperti seni Jepang ini.” Dari situ kita bisa mengambil sebuah hikmah bahwa kesalahan atau kerusakan bukan akhir dari segalanya. Selalu ada ruang untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih indah lagi. Titik terendahmu saat ini bisa jadi karena ada hal yang perlu diperbaiki dalam hidup, dan begitu kamu mau tergerak untuk memperbaikinya maka kamu bisa lebih mudah bangkit lagi.

3. Sikap Fleksibel

Saatnya untuk mencoba bersikap lebih fleksibel. Dalam arti mau berusaha untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Mengutip buku Healing the Emptiness, “Ketika kita kaku menghadapi kesulitan, sebenarnya kita sedang membuat diri kita lebih rentan dan mudah hancur.

Baca Juga  10 Manfaat Cokelat Cocok Untuk Pendamping Olahraga

Seperti gunung berapi yang menahan tekanan selama bertahun-tahun, lalu kemudian meledak.” Ada kalanya dengan sikap fleksibel kita bisa lebih mudah bertahan hadapi situasi sulit daripada bersikap terlalu kaku.

4. Sikap Menghargai Diri Sendiri

Yuk, hargai semua upaya terbaik yang sudah kamu lakukan. Ketika berada di titik terendah kamu mungkin merasa menjadi orang yang paling payah atau lemah.

Namun, kenyataannya kamu punya mental pejuang yang kuat karena bukti bahwa kamu masih bisa bertahan di tiik ini sudah menjadi sebuah pencapaian sendiri. Jadi, cobalah untuk menghargai semua hal yang sudah kamu lakukan dengan baik.(***)