OLAHRAGA,TIMELINES.ID- Manfaat olahraga telah banyak diketahui, antara lain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Antara lain mencegah penyakit jantung, mengendalikan diabetes, hingga menurunkan tekanan darah tinggi.

Namun, yang menjadi permasalahan banyak orang dalam berolahraga adalah kemampuan untuk mengatur  pernapasan. Pasalnya, teknik pernapasan yang salah dapat memengaruhi aktivitas olahraga yang dilakukan dan menimbulkan efek samping bagi tubuh.

Melakukan pemanasan terlebih dahulu

Pemanasan pada dasarnya penting dan wajib dilakukan sebelum main badminton. Untuk mencegah kehabisan napas di tengah permainan, lakukan pemanasan selama paling sebentar 20 menit. Anda bisa melakukan pemanasan dengan cara berjalan kaki cepat atau jogging dengan kecepatan standar.

Pemanasan berfungsi untuk mempersiapkan tubuh Anda sebelum melakukan olahraga badminton yang secara bertahap akan meningkatkan denyut jantung dan pernapasan.

Baca Juga  Targetkan Hasil Terbaik di Malaysia Masters 2023, Incar Poin Poin Kualifikasi Olimpiade Paris 2024

Tunggu dan tahan pemanasan sampai Anda berkeringat, karena itu merupakan tanda yang baik bahwa tubuh Anda telah memanas. Jadi gunakan hal itu sebagai panduan dan kemudian secara bertahap mulailah mempercepat langkah.

Latihan pernapasan dengan ritme cepat

Pernapasan yang salah dapat menjadi salah satu penyebab sesak napas. Jika pernapasan terlalu dangkal, pertukaran udara dalam tubuh Anda tidak akan berjalan lancar. Cobalah bernapas dalam-dalam pada posisi diam, mulailah dengan menenangkan diri, tarik napas sepenuhnya, lalu turunkan bahu perlahan sambil mengembuskan napas. Saat membuang napas, dorong udara sekuatnya, kemudian segera diikuti dengan menarik napas dalam.

Menurut seorang pakar olahraga asal Amerika Serikat, Anna Hartman, supaya tidak cepat kehabisan napas Anda memang harus melakukan “pernapasan perut”, yaitu teknik pernapasan yang ketika dilakukan dengan benar, perut yang akan mengangkat, bukan dada. Karena itu, biasakan untuk melakukan pernapasan perut meskipun tidak sedang main bulu tangkis. Lama-lama tubuh akan terbiasa dan secara otomatis melakukan pernapasan perut saat Anda main badminton.

Baca Juga  2 Rekomendasi Cara Buat Poster Film Disney PIXAR, Coba Sekarang

Bagaimana cara meningkatkan ketahanan jantung dan paru saat berolahraga?

Sebetulnya, Anda tidak perlu sampai kehabisan napas saat main bulu tangkis atau olahraga lainnya kalau ketahanan jantung dan paru Anda memadai. Anda bisa memulai dengan waktu yang sebentar dulu, sekitar 10-15 menit per hari, namun maksimal hasilnya untuk melatih napas agar tidak ngos-ngosan saat olahraga.

Dengan kisaran waktu kurang dari 15 menit tersebut, American Heart Association merekomendasikan agar orang dewasa berlatih setidaknya 150 menit dengan aktivitas sedang dalam seminggu.