Jangan Langsung Olahraga, Ini Hal yang Harus Diperhatikan Agar Tak Timbul Masalah
Mudahnya, Anda juga direkomendasikan untuk berlatih 30 menit saja per hari selama lima hari. Penting juga untuk menyesuaikan dengan tingkat kemampuan tubuh Anda dalam berlatih.
Selain itu, menurut American College of Sports Medicine, ketika Anda meningkatkan detak jantung serta ketahanan paru dengan berolahraga, jantung Anda lebih kuat, aliran darah lebih lancar, dan lemak pun terbakar. Tak luput juga kemampuan tubuh Anda untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh jadi lebih baik.
Lalu, latihan apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan ketahanan jantung paru agar tidak kehabisan napas saat olahraga?
1. Jalan kaki
Mula-mula, Anda bisa meningkatkan ketahanan jantung dan paru dengan berjalan kaki. Berjalan-jalan bisa membakar kalori dan mudah dilakukan kapanpun di manapun juga. Setelah Anda sudah mulai terbiasa dengan berjalan, Anda bisa meningkatkan lagi dengan berjalan cepat selama 30 menit per hari.
2. Jogging
Banyak orang melakukan jogging karena dianggap sebagai olahraga yang bisa membuat tubuh lebih bertenaga. Tak jarang juga jogging secara rutin dipercaya untuk meningkatkan daya tahan jantung dan pembuluh darah.
3. Berenang
Selain bisa meningkatkan ketahanan jantung paru, berenang juga bermanfaat untuk mengencangkan otot, lho. Berenang dengan gaya bebas bisa membakar kalori hampir sama dengan jogging.
4. Bersepeda
Menurut Centers for Disease Control bersepeda dengan kecepatan tertentu bisa harus meningkatkan kebugaran jantung-paru tubuh. Bersepeda dengan kecepatan lebih dari 16 km/jam, detak jantung Anda akan naik dan otot Anda akan mulai menuntut lebih banyak oksigen dan energi. Sistem jantung dan hati serta pernapasan Anda akan merespons hal tersebut, sehingga secara tidak langsung bisa meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh Anda.(***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.