“Saat ini sudah masuk puncak kemarau di pertengahan bulan Agustus dan September 2023. Sementara El Nino, sempat melemah di pertengahan Juni awal Agustus. Sesuai informasi dari Klimatologi Jakarta, El Nino naik ke level modrat,” ungkapnya.

Melihat kondisi ini, Kurniaji menyebut bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akan sangat besar.

“Tetapi kalau berkaca dengan tahun sebelumnya, El Nino ini relatif tidak sampai tahun berjalan sudah selesai. Ketika sudah masuk musim pengunjung sudah kembali normal,” pungkasnya.

Baca Juga  Kamis, Pemkab Babar Gelar Lomba Karnaval PHBN, Rutenya Lebih Panjang