PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) siap memfasilitasi pengiriman sample produk usaha UMKM ke pasar internasional dengan 4 negara tujuan sebagai salah satu upaya pemerintah daerah mendorong UMKM untuk akselerasi pasar ekspor.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Sunardi mengatakan Dinas KUKM Babel berkolaborasi dengan Bea Cukai dan Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung  menggelar pelatihan UMKM Week yang diikuti 15 pelaku UMKM potensial ekspor asal Babel.

Kegiatan ini digelar dalam rangka mendorong UMKM untuk naik kelas melalui pasar ekspor. Dan kamo memfasilitasi peserta yang ingin mengirimkan sample produknya ke buyers potensial dari 4 negara yakni Jepang, Turki, Malaysia dan Singapura,” kata Sunardi usai membuka resmi pelatihan yang berlangsung selama 2 hari tersebut di Kantor Bea Cukai Pangkalpinang, Selasa (8/8/2023).

Baca Juga  Ratusan Orang Tua Siswa SLBN Pangkalpinang Ikut Seminar Parenting Go To School

Sunardi mengatakan pemerintah sangat mendorong UMKM untuk akselerasi pasar ekspor sebagai salah satu indikator kinerja kunci Kementerian Koperasi dan UKM yang diturunkan ke provinsi, sekaligus sebagai salah satu upaya pemerintah daerah karena NET ekspor Babel menjadi salah satu komponen PDRB, agar tidak hanya didominasi dari sektor pertimahan.

“Selama ini 87 persen struktur ekspor kita adalah timah dan 44 persen tenaga kerja kita diserap oleh sektor penggalian dan pertanian,” ujarnya.

Menurut Sunardi ketergantungan terhadap timah harus segera dikurangi mengingat pemerintah pusat akan segera menyetop ekspor timah dalam waktu dekat dan melakukan hilirisasi 21 komoditas unggulan hingga 2040.