Selain itu fasilitas tenda dan kamar mandi yang tidak memadai serta bau tidak sedap dengan sampah berserakan di lantai menambah runyam ketidaksiapan fasilitas Korea Selatan sebagai tuan rumah.

4. Amerika Serikat dan Inggris Mundur dari Kegiatan Jambore Pramuka Dunia 2023

Dikarenakan ketakutan akan timbulnya kecelakaan akibat gelombang panas yang terjadi, sebanyak 4000 delegasi asal Inggris dan 1000 delegasi asal Amerika Serikat ditarik mudur dari kegiatan dan dialihkan ke hotel di seoul dan Camp Humphereys di Pangkalan Militer AS di Pyeongtaek, Korea Selatan.

5. Dibayang – Bayangi Badai Topan Khanum

Badan meteorologi Korea Selatan mengatakan bahwa Badai Topan Khanum akan menerjang kawasan tempat Jambore Pramuka Dunia 2023 dilaksanakan pada Rabu dengan kecepatan angin 44 meter per detik.

Baca Juga  Menanti Kedamaian bagi Penjaga Perdamaian

6. Kontingen Indonesia Dievakuasi Ke Wang University

Akibat adanya ancaman Badai Topan Khanum kontingen Indonesia yang berjumlah 1.569 orang dievakuasi sejauh 55 km dari tempat Jambore Pramuka Dunia 2023 ke Wang University yang terletak di Iksan, Provinsi Jeolla Utara dengan pendampingan langsung dari KBRI menggunakan 40 bus.

7. Kontingen Indonesia dalam Kondisi Baik-Baik Saja

Menteri luar negeri Indonesia menyatakan bahwa semua kontingen Indonesia dalam kondisi baik dan belum ada rencana menarik delegasi pulang ke Indonesia.

8. Melanjutkan Jambore Pramuka Dunia 2023

Kendati banyak mendapat kritik dan beberapa peserta yang hengkang dari kegiatan Jambore Pramuka Dunia 2023 serta adanya potensi panas ekstrem.

Baca Juga  Turkiye, Apakah Erdogan Masih Bertahan? Bagaimana dengan Pilpres di Indonesia?

Pemerintah Korea Selatan menolak menghentikan acara jambore dan menolak mengikuti saran Permintaan Organisasi Gerakan Pramuka Dunia (WOSM) dan tetap bersikeras melanjutkan kegiatan hingga 12 Agustus 2023.

Salam Jambore Pramuka Dunia 2023.

Penulis adalah pengajar di SMPN 2 Lepar, Bangka Selatan.