BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Bagaimana mungkin dapat memberikan pelayanan maksimal bagi pasien jika puskemas dan tenaga medis masih memerlukan kebutuhan pokok bagi diri dan keluarganya.

Ya, begitulah yang terjadi di Puskesmas Simpang Rimba Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.

Krisis air bersih ternyata telah dialami Puksesmas Simpang Rimba beserta beberapa orang tenaga medisnya sejak belasan tahun yang lalu.

Musim kemarau seperti ini menjadi persoalan utama bagi mereka.

Sumber air yang selama ini mengalir dari Bukit Ninek Gudang ke puskesmas masih jauh dari cukup.

Itupun mengalir tidak setiap hari. Karena memang posisi Puskemas Simpang Rimba berada di dataran tinggi.

Baca Juga  Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta, Algafry Ajak Nelayan Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Sehingga jika air mengalir dari Bukit Nenek Gudang kadang hanya sampai mengalir ke rumah di dataran rendah saja, tidak sampai ke puskesmas.

Tenaga medis yang tinggal di rumah dinas Puskemas terpaksa setiap hari mengambil air di Sungai Simpang Rimba menggunakan jerigen.

Sementara kebutuhan air di puskesmas salah satunya untuk keperluan ruang persalinan dan poli gigi.