Dua Kelompok di Desa Mendobarat Saling Pasang Portal Jalan Menuju Kebun Kelapa Sawit, Ternyata Begini Ceritanya
BANGKA, TIMELINES.ID — Ketua Kelompok Tani Kelapa Sawit Desa Mendo Kecamatan Mendo Barat Abdul Razak mengaku portal jalan yang dibongkar warga di Desa Mendo pada Sabtu (12/08/2023) lalu merupakan portal yang dibuat kelompok tani kelapa sawit mereka.
“Jadi bukan dibuat pihak PT FAL (Fenyen Agro Lestari) seperti yang dituding warga,” ujarnya.
Pihaknya ingin mengklarifikasi sengaja membuat portal jalan itu karena sebelumnya (2 bulan lalu) warga lebih dulu membangun portal jalan di Desa Rukem di depan kebun perusahaan mereka.
“Sehingga saat kami angkut pupuk lewat jalan itu mau ke kebun kami tidak diperbolehkan mereka alasannya jalan itu dibangun mereka,” kata A Razak didampingi dua rekannya, Sabtu (19/08/2023) di Sungailiat.
Dirinya menjelaskan kronologis awal permasalahan portal di area pintu masuk dua kubu pengelolaan lahan antara PT SALM dan Kelompok Tani Desa Mendo tersebut.
Diakuinya sekitar Juni 2023 atau dua bulan lalu itu duga salah satu karyawan PT SALM membangun jalan dan berhenti di perbatasan lahan kebun kelompok tani sekitar 1 km lebih.
“Waktu itu mereka belum ada memasang portal sehingga sama-sama masih menggunakan jalan itu,” katanya.
Namun, kata Abdul Razak setelah itu mereka membangun portal jalan di Desa Rukem sehingga saat mobil pengangkut pupuk kami mau lewat tidak diperbolehkan dan harus memutar jalan lain yang lebih jauh.
“Karena itulah kami juga berinisiatif membangun portal di jalan yang kami bangun juga di area Desa Mendo, sehingga akhirnya dibongkar warga,” lanjutnya.
“Kami memang tidak mau membalas aksi ini, sebab sebenarnya kita tidak mau ribut-ribut, kita berharap pihak mereka juga membongkar portal jalan yang mereka bangun di Desa Rukam atau paling tidak mereka membuat jadwal waktu buka tutup portal. Memang alasan mereka buat portal itu untuk mengamankan kebun dari pencurian TBS kebun mereka, paling tidak di siang hari ada jadwal buka tutup portal,” harap Razak.
Diketahui sebelumnya puluhan warga Desa Mendo Kecamatan Mendo Barat membongkar portal yang diklaim berdiri di atas lahan desa sepanjang 1.600 meter, Sabtu (12/8/2023).

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.