Oleh: Arif Setiyawan

OPINI, TIMELINES.ID — Pada tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia merayakan hari yang penuh makna, yaitu kemerdekaan Indonesia.

Di mulai dari tahun 1945 Indonesia telah melalui berbagai sejarah dalam mengukir identitas kemerdekaanya.

Namun, di usia ke-78 ini kita tidak boleh bersantai menikmati hasil dari kemerdekaanya, perlunya melihat kembali sejarah kelam bangsa sebagai sumbu dan api pemantik nasionalisme serta semangat gotong royong di seluruh lapisan masyarakat.

Generasi muda, khususnya mahasiswa membawa estafet perjuangan dalam membentuk identitas dan karakter nilai kebangsaaan.

Nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme terus digelorakan agar membawa bangsa Indonesia ke jenjang kualitas negara berkemajuan.

Dengan memahami makna sejarah kemerdekaan para mahasiswa tentunya akan menjadi pondasi kokoh dalam menopang negara kedepannya dengan penuh tantangan.

Baca Juga  Hadirkan Aktivis Lingkungan, Talkshow Pepelingasih Kritisi Soal Tambang di Babel

Mahasiswa sebagai golongan intelektual tidak hanya menjadi saksi perubahan, tetapi menjadi pelopor perubahan.

Masalah ekonomi, sosial, ketidaksetaraan, dan keadilan telah lama menghantui negara Indonesia.

Gagasan dan ide kreatif mahasiswa menjadi jalan pencerah dan memberikan solusi nyata dalam menghilangan masalah-masalah ini.

Dengan daya kritis, keberanian, serta kepekaan sosial bisa menjadi modal awal dalam membalikkan kondisi negara yang kian tahun lebih parah dan miris dalam masalahnya.

Langkah yang Harus Dilalui