Sembahyang Rebut di Kelenteng Bhakti Parit 4 Kuday: Mengembalikan Arwah Gentayangan ke Neraka
“Jadi ini semacam sembahyang untuk para arwah sehingga mereka kembali ke neraka. Dengan tradisi rebut hasil kebun masyarakat siapa pun boleh memperebutkan bahan makanan yang sudah disajikan panitia di lokasi setelah aba aba dari Taipak untuk memulai acara para tengah malam,” kata Akiun.
Diharapkan setelah acara ini digelar para arwah yang sudah dikembalikan ke nerakanya masing masing tidak lagi menganggu umat manusia di bumi.
“Harapannya para arwah yang gentayangan ini tidak lagi menganggu umat manusia di bumi dan mereka menjalani hukuman di 20 tingkat neraka,” jelas Akiun.
Dalam mempersiapkan acara pancak dengan membakar patung raksasa Thai Tse Ja yang merupakan simbol raja hantu berukuran setinggi 7 meter ini, pihak penyelenggara Sembahyang Rebut sudah menyiapkan kendaraan tanki berisi air untuk mengindari terjadi hal hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran.
“Sudah disiapkan mobil tanki isi air. Jadi kita antisipasinya dulu takut terjadi hal hal yang tidak diinginkan mengingat banyak peristiwa kebakaran akhir akhir ini terjadi,” kata Akiun.
Tepat pukul 12 malam panitia memberikan aba aba untuk pengunjung yang berdesak desakan memperebutkan bahan makanan hasil kebun berupa sayur mayur, buah buahan hingga mie instan.
Usai rebut, acara dilanjutkan dengan membakar patung Thai Tse Ja dan diakhiri dengan pesta kembang api.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.