BANGKA, TIMELINES.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dan Dirjen Perikanan Tangkap  meninjau alur Muara Air Kantung, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Jum’at (1/9/2023). Rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pendangkalan muara yang dikeluhkan nelayan setempat.

Di sela-sela tinjauan, Anggota Komisi IV DPR RI, Riezky Aprilia spontan mengucapkan rasa kasihan kepada Kapolres Bangka, AKBP Taufik Noor Isya yang turut mendampingi peninjauan. Hal tersebut setelah Riezky Aprilia mendapatkan penjelasan terkait kondisi pendangkalan Muara Air Kantung atau Muara Jelitik.

Salah satunya ketika mendengar Kapolres AKBP Taufik Noor Isya memerintahkan agar alur muara yang tertutup dikeruk dengan alat berat akibat pendangkalan sebagai solusi jangka pendek agar nelayan bisa melintasi Muara Air Kantung.

Baca Juga  Ekonomi Lesu, Penjualan Emas di Kongki Jaya Turun 20 Persen

“Mana kok nggak diajak sih Dirjen Pengelolaan Ruang Laut kasihan sama kapolres Bangka mereka polisi tu enggak punya anggarannya mereka, kamu jangan siap siap saja sampaikan sama dirjennya nanti saya telepon,” kata Riezky Aprilia kepada staf yang mewakili Dirjen Pengelolaan Ruang Laut.

Pada saat berbincang dengan anggota Komisi IV DPR RI, Kapolres Bangka AKBP Taufik Noor Isya menyampaikan bahwa pengerukan yang dilakukan saat ini tak dapat bertahan lama dan hanya solusi jangka pendek saja. Sebab muara akan kembali dangkal karena dihantam ombak dan angin besar.

Kapolres menjelaskan ada dua solusi untuk jangka panjang agar pendangkalan bisa diatasi. Pertama dibuatkan talud dan pemecah ombak dengan sisi muara di dam. Atau yang paling ideal pindahkan pelabuhan nelayan ke lokasi lain dengan didirikan pelabuhan baru.

Baca Juga  Permudah Investasi, Pemkab Bangka Lakukan Pemetaan Zona

“Cuma dua solusi terbaik dan semuanya butuh dana besar yakni sisi muara di dam kemudian dibuat talud dan dipasang pemecah ombak. Atau pelabuhan dipindahkan dengan dibuatkan pelabuhan baru itulah solusinya,” kata AKBP Taufik Noor Isya kepada anggota Komisi IV.