“Dan menurunkan daya interaksi dialogis antara orang tua dan anak. Sehingga, kalau Anda mau menggunakan media digital bersama anak 3-6 tahun, orang tua dihimbau agar tetap mengadakan interaksi dengan anak bila menggunakan media e-book, seperti mereka membacakan buku versi cetak. Jadi bacakan, bukan Anda beri kemudian Anda tinggal,” jelasnya.

3. Obesitas

Anak yang melakukan screen time secara berlebihan berhubungan erat dengan peningkatan indeks masa tubuh, Bunda. Hal ini juga berkaitan dengan peningkatan berat badan anak di usia selanjutnya.

“Ketika menggunakan durasi dua jam screen time-nya, ternyata masih ada peningkatan obesitas. Ini pengaruhnya signifikan kalau ada paparan iklan makanan. Ditambah screen time saat anak makan. Screen time saat makan itu faktor tidak langsung anak terpicu obesitas. Jadi hati-hati,” papar dokter yang juga mengetuai divisi Tumbuh Kembang di RSUD Dr. Soetomo ini.

Baca Juga  Manfaat Family Time Meski Hanya Dilakukan di Rumah

4. Gangguan perkembangan kognitif hingga sosial

Dokter Wawan mengungkapkan ada banyak penelitian yang menyebut kelebihan penggunaan gadget dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan anak. Mulai dari perkembangan kognitif hingga perkembangan sosialnya.

“Sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa screen time pada anak yang berlebihan di masa usia dini dengan gangguan kognitif, gangguan bicara dan bahasa, gangguan emosi-sosial. Jadi ini sudah tidak bisa dibantahkan karena ini bukan pendapat pribadi personal, tapi ini sebuah studi yang banyak,” imbuhnya.

5. Kualitas tidur menurun

Anak-anak usia 3-5 tahun yang menggunakan media berbasis layar memiliki kualitas tidur yang menurun dibandingkan anak yang tidak screen time, Bunda. Bisa jadi hal ini karena anak terpengaruh konten atau adanya pengaruh dari cahaya biru.

Baca Juga  5 Penyebab ASI Sulit Keluar, Hindari Nomor 4 Bunda

“Karena pengaruh konten materi dalam media tersebut. Mungkin karena saking senangnya dia enggak tidur-tidur. Yang kedua yang kita tidak pernah tahu adalah adanya supresi dari adanya hormon melatonin di dalam tubuhnya anak oleh emisi cahaya biru,” jelas dr. Wawan.(Dilansir dari Haibunda.com)