Gule Kabung dan Aik Bakung, Bukti Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Suganda juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas di Kepulauan Babel terkhususnya menjelang tahun politik 2024. Ia berpesan kepada masyarakat, jangan mau terprovokasi, dikotak-kotakan dan terpengaruh dengan orang-orang yang ingin membuat kekacauan di Kepulauan Babel.
Sementara, Bupati Basel Riza Herdavid, mengaku bangga dengan terciptanya kolaborasi antara Program Gule Kabung, gagasan Pemprov Kepulauan Babel dan Program Aik Bakung milik Pemerintah Kabupaten Basel.
“Dari pertama kali saya dilantik, program Aik Bakung sudah saya lakukan. Begitu pula dengan pak Suganda yang menjalankan program Gule Kabungnya. Saya jadikan ini pengalaman hidup saya ketika diberikan amanat,” kata Riza Herdavid.
Rangkaian kegiatan Gule Kabung dan Aik Bakung, di Desa Bukit Terap dimulai dengan acara Nganggung bersama di Masjid An-Nur, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama masyarakat yang bertajuk ‘Bekelakar Santai (Bekisah).
“Saya ngantor di desa, menyediakan pengobatan gratis dengan hanya menunjukan KTP, membantu perlengkapan dan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu dan juga UMKM. Terserah orang bicara apa, yang penting kita memberikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.
Di tengah acara, dilakukan juga penyerahan sejumlah bantuan, dari Pemprov Kepulauan Babel, antara lain berupa, rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada masyarakat senilai Rp 20 Juta, kursi roda dan penyerahan Life Jacket untuk kapal penyebrangan sekitar Desa Pongok sebanyak 50 unit.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako dari Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kepulauan Babel, kepada kepada 10 Penerima Manfaat yaitu 5 lansia dan 5 anak Yatim di Desa Bukit Terap. Sementara, Pemkab Basel menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu sebanyak 5 orang dan memberikan bantuan kepada 7 orang pelaku UMKM.*

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.