Untuk stunting di Babel masih tinggi karena masih di angka18,5 persen, artinya sekitar dari 13 ribu jiwa balita masih stunting. Jika tidak fokus maka ini akan menjadi permasalahan karena dalam satu kecamatan saja ada sampai 300 anak yang stunting dan inilah yang harus di intervensi.

“Semua OPD juga diharapkan ada program untuk mengatasi stunting, karena dari tahun 2021 ke 2022 penurunan stunting kita hanya 0,1% sehingga usaha-usaha kita harus lebih maksimal karena tahun depan pemerintah menargetkan stunting kita harus diangka 14%,” ujarnya.

Pj Gubernur Suganda juga memastikan melalui program Gule Kabung dirinya berkolaborasi bersama seluruh Forkopimda di Babel serta instansi vertikal dalam menyelesaikan persoalan yang ada ditengah masyarakat.

Baca Juga  Pj Gubernur Minta KPK tak Segan Tangkap Pejabat Babel yang Terlibat Korupsi

Beberapa persoalan yang sudah selesai dari hasil program Guke Kabung yakni saat di Kota Pangkalpinang, dari kegiatan Gule Kabung dirinya menemukan ada seorang warga yang sudah terpasung selama puluhan tahun.

Di Kabupaten Bangka tengah juga ada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sudah 25 tahun didalam rumah, bahkan jumlah ODGJ di Bangka tengah mencapai 90 orang dan semuanya bisa diselamatkan dengan program Gule Kabung.

“Semoga gule kabung ini nantinya menjadi konsep pemerintahan yang baik atau Good Governance,” tutupnya.*