“Jadi nanti kita ajak seluruh komponen di masyarakat untuk menyiagakan alat-alat yang bisa digunakan untuk membantu memadamkan api apabila terjadi kebakaran di lahan dan hutan. Dari PDAM, kita juga akan kerja sama mereka harus mencari sumber air baku yang baru,” katanya.

“Pihak PDAM sudah bersedia dan nanti kita akan gandeng juga KPHP Rambat karena siapa tahu ada wilayah hutan lindung dan hutan konservasi. Nantinya kita cari cara mencari sumber-sumber air baku yang baru,” ungkap Sandi.

Lebih lanjut, pelaku usaha di Babar juga akan digandeng agar dapat menyiagakan mobil damkar di area masing-masing seperti perusahaan sawit dan PT Timah Tbk. Termasuk personel dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Baca Juga  Waspada! Banjir Rob dan Angin Puting Beliung, Bencana Alam yang Sering Terjadi di Babar

“Yang terakhir tentunya kami tak henti untuk mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap bersiaga dan berhati-hati. Jangan membuka lahan sembarangan, membuang puntung rokok sembarangan karena ini adalah pencetus karhutla saat ini, baik sengaja atau tidak sengaja,” katanya.

“Kemudian kami imbau masyarakat di Babar untuk menghemat penggunaan air dan menjaga sumber-sumber air baku yang ada dan kita miliki. Baik itu di kampung atau sekitar rumah kita masing-masing,” katanya. (**/Dev)