“Sudah sekitar dua bulan terakhir kami tidak melaut, karena takut sekarang angin kencang. Jadi untuk mengisi waktu luang, kita perbaiki perahu dulu atau ke kebun, mengurus kebun. Apa yang bisa dipanen, kita bawa pulang,” keluh Rohman.

Menurut Rohman bila cuaca nanti telah bersahabat, tentu dirinya akan kembali turun ke laut untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan hidup. Biasanya, dia menjaring ikan bawal, selangat dan udang dengan penghasilan mencapai puluhan kilogram.

“Biasanya jaring udang, ikan kami Pak. Pendapatan puluhan kilo sekali melaut, lumayan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ini (cuaca) diperkirakan sampai setengah bulan lagi, masuk Oktober mungkin baru bisa melaut lagi,” beber dia.

Baca Juga  Hujan, Pasang Surut Air Laut hingga Drainase Menjadi Penyebab Parittiga Banjir Lagi